Serenade Cinta Dibawah Bintang
Mereka hanya duduk berdua di bangku kayu yang agak lapuk, di bawah pohon flamboyan yang mulai gugur.
"Jadi… kita udah resmi submit ya,” ujar Adrian, memecah keheningan.
Luna mengangguk. “Iya. Makasih ya, Yan… buat semua bantuannya.”
Adrian tersenyum kecil, tapi matanya tampak letih. “Lagu kita keren banget. Kamu yang buat itu jadi hidup.”
“Tapi kamu yang bikin aku tetap jalan terus waktu hampir nyerah,” sahut Luna pelan.