Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Zayn menggeleng. Ewan menjelaskan, "Pertama, kamu harus banyak baca buku biar punya dasar pengetahuan. Kedua, kamu harus punya banyak pengalaman hidup. Ketiga, kamu mesti bisa bikin alur cerita yang menarik dan punya gaya menulis yang bagus."
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.4K kali sebagai langkah langkah menulis
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kemudian, membuka aplikasi word untuk menulis. Menulis adalah cara paling jitu untuk mencurahkan segala keluh kesah yang ada di hati. Melalui tulisan, aku bisa berekspresi dengan bebas. Seringnya, aku menceritakan kisah hidupku melalui para tokoh yang ditulis. Dari situ, aku merasa lega dan puas.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

Tapi tidak apa-apa, bagiku, trek lari basah lebih baik daripada ditemani sepi. Oh iya, mungkin kamu bertanya-tanya kenapa aku menulis surat ini? Kenapa aku nggak langsung kirim pesan lewat chat aja kayak biasanya? Jawabannya, karena aku pengin coba sesuatu yang beda walaupun risikonya tetap sama. Chat dan surat sama-sama nggak bertahan lama.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

ucap Lala sebal. Lala mulai berkonsentrasi, sebagai penulis pemula dirinya menyukai hening sewaktu menulis. Karena untuk menghadirkan tulisan bagus perlu penjiwaan, dirinya tidak mengejar jumlah kata yang banyak. Menulis sedikit nggak apa-apa asalkan dirinya bisa memberi rasa nikmat untuk tulisan itu. Terutama untuk dirinya dulu. Setelah di rasa cukup, gadis itu membawa keluar kopi Glenn semalam ke dapur, baru dua langkah dari pintu kamarnya.
1038.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai langkah langkah menulis
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
ANATA MEGA
Terimakasih buat teman-teman yang sudah mendukung karya ini hingga tamat. Jujur saja aku terharu atas apresiasinya dikarya AZRA yang pertama ini. Jangan lupa baca juga karya AZRA yang berjudul Dewi Ambigu. Terimakasih. Salam sayang...
Baca Semua Ulasan
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Judulnya “Langkah Kedua.” Ia tidak menulis lagu itu untuk menyatakan cinta. Ia menulisnya sebagai bentuk penghormatan untuk proses yang telah mereka lewati. Untuk luka yang mereka jahit sendiri-sendiri. Untuk rindu yang mereka pelajari untuk tidak memaksa.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Dan di antara bisikan angin, suara itu berkata sekali lagi, “Kini giliran kalian. Bukan untuk bertanya... tapi untuk menulis.” Dunia yang Ditulis dengan Langkah Tanah yang mereka injak bukan lagi halaman yang dituliskan, melainkan lembar kosong yang hidup. Setiap langkah Lena dan Kai menciptakan garis samar di udara, seolah telapak kaki mereka menjadi pena yang menulis ulang bentuk realitas.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
Dream first class

Dream first class

Mau, nggak? Aku menghela napas dalam sekejap merasa stress, namun chat darinya masuk lagi. [Cobalah mulai konsisten, per-hari menghasilkan setidaknya satu lembar tulisan. Kamu hanya fokus buat nulis. Masalah mau dijual atau nggak, biar aku yang urus.]
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Ia pun melangkah. Dan saat semua berada di jalurnya masing-masing, dunia bergeser. Langit berubah menjadi kanvas. Tanah menjadi tinta. Dan udara menjadi narasi. Mereka tak lagi berjalan di atas dunia. Mereka sedang menulisnya. Satu langkah, satu kalimat. Satu ragu, satu makna. Mereka tak lagi bertanya, “Siapa yang benar?” Mereka mulai bertanya,
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian

"Iya, ayo kita mulai saja." Maka beberapa menit setelahnya, Jenna mencoba untuk melupakan masalahnya sejenak. Dia harus fokus untuk menyampaikan materi kepenulisan pada mahasiswa dan mahasiswi kampus UNITA. "Dalam menulis, hal penting lainnya adalah melibatkan perasaan atau feel. Tentu dalam menulis, pikiran kita berimajinasi tentang apa yang sedang terjadi dalam alur cerita, atau apa yang sedang dilakukan oleh si tokoh dalam cerita. Semua penyampaiannya harus rinci, agar sampai feel-nya ke pembaca. Sampai sini, ada yang mau bertanya?" Ini memang masih belum waktu untuk sesi pertanyaan, tapi Jenna ingin lebih dulu berinteraksi dengan para audiens di depannya.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Duniamu bukan lagi tempat yang statis; ia adalah tanah liat yang menunggu sentuhan jemari batinmu. Jangan tunggu instruksi selanjutnya. Tidak ada lagi bab 244 dalam bentuk teks. Bab selanjutnya harus Anda tulis dengan langkah kaki Anda saat keluar dari ruangan ini, dengan kata-kata yang Anda ucapkan kepada orang rumah, dan dengan keputusan-keputusan yang Anda ambil hari ini. Semesta sedang memegang napasnya, menunggu untuk melihat... Apa yang akan kau tulis sekarang?
910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai langkah langkah menulis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status