Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KULTIVASI GANDA SANG KULI PROYEK

KULTIVASI GANDA SANG KULI PROYEK

Para pekerja proyek lari berhamburan ketakutan. "Hei, tua bangka! Keluar kamu!" Seorang preman bertato kalajengking menarik paksa seorang pekerja tua bernama Paman Lao dari dalam barak. Paman Lao adalah kuli paling senior di sana yang sering bersikap ramah dan membagikan bakpao dinginnya kepada Chen Fan. "Maaf, Tuan... Tolong jangan rusak tempat tinggal kami..." ratap Paman Lao sambil memegangi kakinya yang gemetaran.
667 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Si kakek tua itu langsung melirik ke arah suara decitan pintu yang dibuka oleh cucunya, Ocin. "Ocin, kamu dah pulang, Nak. Tumben sekali agak terlambat," ucap kakek Ocin yang bernama Darto itu. Ocin seketika menyalami tangan kakek Darto. Matanya yang sudah agak kurang jelas dalam melihat, kulitnya yang sudah keriput, dan juga pendengarannya yang sudah mulai memburuk adalah pertanda kakek Darto sudah termakan usia. Salah satu alasan utama yang mungkin masih Ocin pertahankan hingga sekarang meski dirinya selalu dibully oleh si trio kopet dan tidak memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri yakni adalah keberadaan kakek Darto, satu-satunya manusia yang benar-benar menerima Ocin apa adanya. Wajar
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

“Itu karena aku memiliki kesepakatan dengan dewa kematian. Mereka adalah manusia yang berdosa, bukan? Menebus dosa-dosa yang mereka lakukan di kehidupan sebelumnya bukanlah hal yang mudah.” “Jadi kamu juga dewa?” tanya Namika. Lavena memang benar-benar misterius dan itu membuat Namika merasa penasaran. Perempuan itu menggeleng. “Aku enggak punya kekuasaan setinggi itu untuk disebut dewa. Mungkin lebih tepatnya, aku adalah bawahan dewa yang memiliki sedikit kekuasaan.” “Sulit dimengerti,” sahut Namika. Ia kemudian berbaring dan sedikit terkejut ketika merasakan tekstur pasir yang terasa sangat halus.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Poor Fatma

Poor Fatma

Ajari aku rasa, pun geliat dalam dada Bisik berdersik biarpun angin tak menggelitik Kuncup merekah di tiap langkah Ajari aku mengolah gelisah buang gelebah Rindu teramu walau dunia jemu Mekar di tangan kekar tanpa kelakar Pria. Apa hari ini adalah hari pria? Ataukah hari ini adalah hari pengagungan wanita? Aku menanyakan ini karena ada hal tak biasa sedang terjadi.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Menaklukkan Duda Dingin

Menaklukkan Duda Dingin

sahut Adam sambil melambaikan tangan dan terus berjalan. "Seluruh hartaku!" Sekali lagi, sang pria melambai. "Aku tak butuh itu." Putus asa, Amber pun mengerang. "Baiklah!" Mendengar seruan itu, Adam spontan tersenyum jijik. "Sekali pelakor, tetap pelakor. Kau tidak akan bisa menipuku, Perempuan Bodoh. Orang sepertimu tidak akan pernah berubah," batinnya sebelum berbalik.
1054.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Merry Go Around

Merry Go Around

"Yang mana lagi? Yang lo lihat paling nyebelin aja." Benny terkekeh pelan, "Bang Liam nggak nyebelin, malahan laki banget." Merry mencibir mendengar pujian adiknya, "Laki banget gimana maksud lo, sih? Muka suram, nggak ada senyum, jarang ngomong, sekalinya ngomong cuma buat menghukum orang, masa lo bilang laki banget! Apa definisi laki-laki sudah segitu absurdnya?"
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

"Sempurna." Alexander mengamati bentuk itu lebih detail. Pemuda ini—identitas yang akan ia pinjam—bernama Liam. Seorang yatim piatu yang sejak kecil menderita penyakit paru-paru kronis. Ia tinggal sendirian di gubuk reyot di pinggir desa, bertahan hidup dari belas kasihan tetangga yang kadang memberinya makanan. Tidak punya keluarga, tidak punya teman, sehingga tidak akan menimbulkan kecurigaan jika tiba-tiba "berubah" sedikit.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Jacob the Liar

Jacob the Liar

Lydia pun memakai riasan sederhana sehingga tidak akan tersiksa jika akan makan di kedai seperti kemarin. Saat dia keluar, pria itu sudah mendengkur di sofa. Aish, padahal Lydia masih ingin mengganggunya. Jika tertidur, buat apa dia berlambat-lambat, Jacob tidak akan sadar sudah menunggu 3 jam. Dengan kesal Lydia duduk disebelah pria itu. Dia kembali memperhatikan wajah Jacob yang tampan. Bulu matanya lentik, sangat membuat iri, mengapa dia yang seorang pria, mempunyai bulu mata yang lentik dan tebal seperti itu? Dengan sebal dia menendang kaki Jacob yang mendengkur dengan keras.
9.950.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
Sir, You are Dumb!

Sir, You are Dumb!

Mengambil obat yang diberikan Selena dan segera meminumnya. “Kau tidak hanya lemah, tapi juga idiot, eh?” balas Selena dengan nada meremehkan yang terdengar begitu kental. “Kau bisa saja menolaknya, kenapa kau tetap memakannya?” Kali ini, Selena benar-benar bertanya karena ia tidak mengerti bagaimana pikiran lelaki ini bekerja. Pasalnya, lelaki ini jelas tahu jika lada itu memiliki efek yang teramat buruk pada tubuhnya. Kenapa ia justru memakannya dengan riang gembira tanpa menyisakan setetes pun di mangkuknya?
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai lazy man
Baca
+Pustaka
YOUR STUPID WIFE

YOUR STUPID WIFE

[Apa kamu baik-baik saja? [Apa kamu marah?] [Aku tidak tau apa salahku, tapi pliss tolong maafkan aku.] [Kamu tidak ingin aku mati penasaran kan menunggu pesan darimu?] [Memang kamu Orang yang aneh.] [Kamu Tuan Diktator yang aneh.] [Dan kejam.] [Ah terserahlah.]
9.9281.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai lazy man
Tampilkan Ulasan (114)
Baca
+Pustaka
Senada
Hay kk, sukses selalu yah, maaf mau numpang promo. bagi kk mana tau ada yang berkenan untuk mampir juga ke cerita aku. "Radit dan Tia" By Senada. berharap banget buat kehadirannya. terimakasih banyak. 🥰🥰🙏
mujahidin
semua karya mbak reinee, saya sangat suka. lebih mempertahankan kualitas dr pada kuantitas. ceritanya tidak terlalu panjang, dengan konflik yang mudah di pahami dengan alur cerita yang slalu menarik dan tidak bertele2. di tunggu kry selanjutnya. tp mungkin nnt bisa buat cerita yg lbh terksn islami..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status