Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

"Lahan itu dikelilingi pegunungan di keempat sisinya. Di dalamnya adalah sebuah lembah rendah yang tidak pernah terkena sinar matahari sepanjang tahun, sekaligus memiliki fungsi pembagi aliran air. Lokasinya berada sekitar 15 kilometer di selatan Kota Jiramo, Provinsi Darmo, tepatnya di Desa Moza. Tanah tersebut merupakan tanah milik kolektif Desa Moza." Marva melanjutkan, "Karena lembah itu tidak pernah terkena cahaya matahari sepanjang tahun, kondisinya sangat dingin dan lembap, dipenuhi hawa miasma, dan orang luar dilarang masuk. Warga Desa Moza sendiri juga menganggap tempat itu sebagai tanah terlarang. Hampir nggak ada yang berani mendekat, sehingga kondisinya nyaris masih mempertahanka
10275.0K viewsCompletedAdded to Library 11.0K Times as lembah rara
Read
+Library
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Aroma kayu tua dan bunga melati memenuhi udara, menenangkan sekaligus menimbulkan rasa penasaran. Di tengah ruangan, seorang wanita duduk di kursi besar berlapis kain. Rambutnya tersisir rapi ke belakang, dan matanya menatap Gracya dengan tajam. Itu adalah Bu Susan, mendiang pendiri kampus dan rumah sakit Earth Hosana Akarta. Gracya mengenali wajahnya dari foto-foto yang tergantung di dinding kampus—wajah yang dihormati tetapi juga menyimpan aura misteri. “Bu Susan...?” Gracya berbisik, suaranya hampir tidak keluar.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as lembah rara
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

batin Rara Wilis sambil menghela nafas. "Jika kau murid dia, kenapa sekarang kau ada disini?" tanya Mahadewi. "Awalnya aku datang ke Sigaluh untuk mencari tahu apa yang di lakukan Lawe Segara dengan racun yang dia rampas dariku. Setelah melihat kekalahan dia bersama pasukan yang terhasut tipu dayanya itu aku putuskan untuk pergi ke sebuah Kerajaan gaib di waduk Wadaslintang. Aku mempunyai urusan penting di sana. Menyangkut sebuah ramuan sakti milik seorang Ratu bernama Suhita yang bisa merubah dedemit menjadi manusia." ucap Rara Wilis membuat Tribuana Mahadewi terhenyak.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as lembah rara
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

“Cin... demi apa pun, ini nggak lucu.” “Apaan? Ada mayat ikan?” Rara mengeluarkan sesuatu dari dasar tas. Sebuah kerang laut berukuran telapak tangan. Cangkangnya pucat keabu-abuan, masih lembap dengan tetesan air, dan aroma garam langsung menyergap indra penciuman mereka. Kerang itu terlihat sangat segar, seolah baru saja dipungut dari pesisir pantai detik itu juga.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as lembah rara
Read
+Library
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Rara tak meronta, membiarkan dirinya diseret melewati puing pintu dengan wajah menunduk dan bahu bergetar. ​Keputren Ujung Utara terisolasi jauh dari bangunan utama. Halamannya rimbun oleh ilalang setinggi dada, dinding kayunya lapuk, dan kolam teratainya mengering menyisakan lumpur kotor. Ini adalah area buangan khusus bagi perempuan kediaman yang dibiarkan mati kelaparan. ​Bayanaka mendorong Rara hingga gadis itu tersungkur di lantai kayu berdebu.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as lembah rara
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Butir-butir embun bergulir dan menetes ke hamparan tanah, bagai untaian mutiara ditebarkan. Baraka berdiri terpaku. Sampai beberapa lama dia terlena dalam keelokan hari yang baru berganti. Melihat bukit, ngarai, aliran sungai kecil di antara tonjolan batu cadas, dan rimbunan bambu yang tumbuh subur di dekat sungai itu, Baraka tahu bila dirinya berada di sebuah tempat bernama Lembah Bambu.
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 962 Times as lembah rara
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

bentakku, sebelum Ucok bicara. "Aku tunggu penjelasan, Bang, kenapa sampai batu di bukit diukur nama Rara?" tanyaku lagi. "Karena itu Batumerah namanya, Niyet, tau merah, bahasa Bataknya Rara. Makanya kuukir Rara di situ, gak ada hubungannya dengan almarhumah Rara. Merah itu bahasa Bataknya Rara, gitu lo Niyet, Bukit itu mau jadi tempat wisata hari itu, tapi gagal, batunya berlumut, ukirannya juga sudah gak nampak, batu itu bisa dilihat dari kebun kita." Bang Parlin bicara panjang lebar. Dia terlihat mulai kesal.
9.8583.1K viewsCompletedAdded to Library 11.7K Times as lembah rara
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

tanya Ruy Forest ketika berada di padang safana dekat dengan menara teleportasi kemana saja. "Aku dengar ada namanya lembah larva, tidak banyak orang ke sana karena tempatnya yang berbahaya jadi kita tidak berebut dengan orang lain untuk mengambil manfaat dan banyak item yang belum ditemukan di sana." "Ide bagus, ayo ...."
107.9K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as lembah rara
Read
+Library
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

PoV Author dr. Helda masih mencari kantung janin yang berada di rahim Arini. Arini dan Wawan rasanya sudah tidak sabaran ingin mengetahui hasilnya. Sebenarnya Arini tidak siap hamil. Apalagi setelah tau kalau Ibu mertuanya yang tidak suka padanya. Klasik sekali alasan Bu Winarti--Ibunda Wawan-- tidak menyukai Arini karena Arini berasal dari keluarga miskin dan menurutnya Arini tidak jelas asal usul keluarganya.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as lembah rara
Read
+Library
Lara dan Jingga

Lara dan Jingga

tanya Ralin. Dia sangat menantikan jawaban Arga, Ralin sangat menyukai lelaki yang bisa bermain basket, membayangkan Arga yang menggunakan jersey basket saja membuat Ralin bersemu merah. "Pernah sih dulu waktu SMA, tapi sudah itu enggak lama keluar, capek." "Oh ya, rumah kamu memangnya jauh dari rumahku?" tanya Ralin. Arga mengangguk dan menjawab, "Iya Lin, jauh banget kalau pakai ojek o****e itu tarif maksimal."
3.6K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as lembah rara
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status