Gairah Cinta Yang Berdosa
Wanita cantik itu mengembuskan napas kencang dan menarik satu tarikan napas panjang.
“Come on, aku hanya tidur dengan tunanganmu. Apa salahnya dengan itu?” tanya Bertha, sepertinya sengaja membakar amarah Cecilia.
“Otakmu yang salah!” bentak Cecilia berang.
Bertha meraba singkat pelipisnya. “Ah, tidak ada yang salah,” ujarnya dengan santai, tanpa merasakan dosa sedikit pun, “Yang salah sepertinya dirimu, Cecilia. Evan sering bercerita padaku bahwa kau tidak bisa diajak seks. Jadi, ya aku memberinya bantuan.”
Hot Chapters