Gelang Langit
Cahaya kuning kehijauan dari menhir di belakang kini berpindah ke simbol-simbol itu, membuatnya berdenyut pelan seperti nadi.
Ayu melangkah paling depan. Matanya menatap relief yang menggambarkan sosok manusia dan makhluk langit berpegangan tangan, diapit gelombang nada yang naik turun. “Ini bukan hanya cerita. Ini panduan,” katanya pelan. “Nada ketujuh bukan sekadar lagu, tapi kesepakatan baru yang harus kita hidupkan.”
Tirta mengikuti di belakangnya, jemarinya menyentuh ukiran yang terasa hangat, bukan dingin batu biasa. “Seolah mereka semua masih di sini. Menunggu.”
Hot Chapters