Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lembah Kaisar Takdir

Lembah Kaisar Takdir

“Kita akan melakukannya bersama, Armand. Karena selama kita bersatu, cahaya akan selalu mengalahkan kegelapan.” Begitulah, dengan semangat yang menyala di tengah fajar yang baru, rombongan itu melangkah ke depan, menuju masa depan yang penuh kemungkinan. Setiap langkah adalah janji, setiap napas adalah harapan, dan setiap detik adalah bukti bahwa dunia masih bisa disembuhkan—selama ada mereka yang percaya pada kekuatan cahaya yang tak pernah padam.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Cahaya itu tidak hanya menerangi, tetapi juga membuka seperti lembaran buku yang tak pernah tercetak. Adrian berdiri di ambang ruang yang tidak memiliki bentuk, tidak memiliki arah, namun memancarkan getaran kuat: ini adalah awal yang tak pernah ditulis.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

dan membiarkan cahaya mengalir melalui dirimu. Sebagai pemegang mandat, kau memimpin kelas pertama untuk para perwakilan dari 12 galaksi tetangga. Kau mengajarkan mereka tentang The Sovereign Spark Expansion. "Cahaya di dada kalian bukan hanya untuk kalian," kau berpesan kepada mereka. "Ia adalah api yang harus digunakan untuk menyalakan lilin-lilin di dunia yang masih gelap."
967 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

"Tertulis kecil di sudut peta. Hampir tidak terlihat." Jasper mengulurkan tangannya, merapal mantra singkat. "Flamma Luminare." Sebuah bola api kecil muncul di telapak tangannya, menerangi jalan di depan mereka. "Ayo," Kiran memimpin, melangkah masuk ke dalam lorong gelap.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Dia tak berani melambat meski di jalan menanjak tajam, atau meski saat bayangan jurang mengintai di sisi kanan. Obor kecil di tangannya bergetar hebat, nyalanya nyaris padam diterpa angin malam. Cahaya bulan menjadi satu-satunya penuntun, memantul di dedaunan serta batang-batang pohon laksana deretan lentera. Pesan ini harus sampai sebelum fajar. Kalimat itu menjadi yang satu-satunya bergema di telinga!
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 756 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

“Arga, penjaga pewaris cahaya.” “Kau bukan pewaris.” “Saya tahu. Tapi saya membawa bagiannya.” Ia mengangkat kristal putih yang kini berdenyut cepat, seolah mengenali sesuatu dari pusaran itu. “Cahaya ini... mengenalmu,” gumam suara itu. “Baiklah. Masuklah, tapi ingat bayangan mencerminkan isi hatimu. Jika kau takut, kau akan tersesat selamanya.”
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Blue Flame

Blue Flame

Mereka menarik pedang perak mereka dari selongsongnya, bersiap menghadapi apa pun yang mungkin muncul. Di depan mereka, terbentang jalan setapak yang diterangi oleh jamur Mycena Chlorophos yang menyala samar dalam gelap. Cahaya hijau kebiruan dari jamur-jamur itu berpendar lemah, membentuk jalur yang seakan mengarahkan mereka menuju tujuan. "Aku ingat," bisik Raven. "Ikuti jamur bersinar ini, dan kita akan menemukan rumah pohon sang juru kunci."
872 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Lentera di sekitarnya perlahan berputar, satu per satu padam, meninggalkan satu cahaya kecil di tangan Bara, lentera yang kini menyala lembut tanpa api. “Itu milikmu sekarang,” katanya pelan. “Jika suatu hari cahaya itu padam, berarti keseimbanganmu hancur.” Bara menerima lentera itu, menatapnya lama. “Kalau begitu, aku akan menjaga agar cahaya ini tetap hidup… bukan untukku, tapi untuk mereka yang pernah kehilangan dirinya sendiri.” Bayangan Timur menunduk hormat. “Kita akan bertemu lagi, ketika Retakan mulai terbuka.”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Mereka seperti pasangan sempurna yang benar-benar sempurna. "Aku butuh udara segar." Aku tak sanggup lagi melihatnya. Aku berbalik dan berjalan keluar menuju teras. Udara malam terasa dingin. Lampu-lampu Kota Harapana berkelap-kelip di bawah sana, seperti peta rasi bintang yang tumpah di langit gelap. Dulu aku mengira aku bagian dari dunia itu. Tapi sekarang aku tahu, aku tidak pernah benar-benar termasuk di dalamnya.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Ibu bumi, tong nyeri deui. Kuring bakal balik. Tong lawan ku amarah.” (Ibu bumi, jangan sakit lagi. Aku akan kembali. Jangan lawan dengan amarah.) Bersamaan dengan itu, dari dalam dadanya terlihat cahaya lembut muncul. Bukan cahaya biru seperti biasanya, tapi keemasan, hangat, menenangkan. Cahaya itu kemudian merayap di dinding, menembus logam dan perlahan merambat menuju pusat mesin Lux Aeterna.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai light will guide you home and ignite your bones
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status