Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Luna

My Luna

lirih Ghina. Pada akhir ucapannya yang begitu lirih, Ghina menitikan air matanya. Dia sama sekali tidak menimang apa yang baru saja ia ucapkan. Hanya satu yang terlintas di kepalanya. Dia tidak ingin mati. Perlahan, setelah Ghina mengucapkan permohonan yang begitu putus asa, serigala tersebut berjalan mundur. Menjauhi Ghina. Untuk sesaat, Ghina merasa lega dan menangis dengan kencangnya hingga orang yang melewati hutan tersebut akan menyangka kalau Ghina baru saja disiksa secara brutal.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as lila says
Read
+Library
Kiara

Kiara

"Bu?" Kiara mengangkat kepalanya untuk menemukan Lala, resepsionis, menatapnya dengan mata cokelat besar seperti piring. Rambutnya tergerai tepat di atas bahunya dan tangannya digenggam di depannya. “Hm?” "Maaf mengganggu tapi seorang wanita di sini untuk menemuimu." "Siapa?" “Katanya namanya Marwah. Dia bersikeras ingin bertemu dengan anda.”
4.9K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as lila says
Read
+Library
Alisya

Alisya

ucap Aiys ke Tahlita dan Melati. "Darimana?" tanya Juna sesampai dihadapan Aiys. Aiys melihat wajah Juna dengan tatapan sayunya, "Keliling sekolah , Jun," ucapnya jujur. Juna terdiam, 'Benar, kata Keysa. Sifat dan sikap Aiys belakangan ini rada aneh' pikirnya sendiri. Juna menatap Aiys, "Ayo, masuk,"
3.3K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as lila says
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Lalu Yoga membangunkan Liliana dan mencoba membersihkan perut Liliana dengan air botol miliknya. "Yoga, kenapa tidak dimasukan, malah mengotori perutku?" Gadis itu merengek manja kepada Yoga. Yoga tersenyum manis ketika mendengar Liliana semanja itu. Dengan segera Yoga menyambar bibir gadis yang manja itu. "Sayang, kita akan melakukan lain waktu, aku hanya takut, karena belum pernah melakukan itu semua, aku takut kamu hamil," bisik Yoga dengan lembut.
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as lila says
Read
+Library
LAILA

LAILA

Aku menghentikan laju mobil lalu berbicara ke belakang. "Wira, Kamu udah punya aku. Jangan jadi pedofil." Ucapku marah. Wira keluar dari mobil. Menuju ke arahku dan membuka pintu di sampingku. Tentu aku kaget. "Bukan berarti kamu harus memakaiku saat ini juga Wira!" Ucapku cemas. "Kamu ngomong apa sih Laila, ada anak kecil tahu!" Balas Wira. "Kamu masih emosi? Biar aku yang gantikan kamu menyetir." Ucap Wira lagi. Entah dia tahu aku gak suka jadi supir atau apa. Yang jelas dia dapat mengerti aku.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 284 Times as lila says
Read
+Library
Liara

Liara

Dan tahu apa yang Liara katakan sebagai respon? Perempuan itu naik ke atas si pria. "Jika kau lelah, biar aku yang bekerja sendiri. Kau tidur saja." Mengingat itu, Liara meremas sendok dalam genggaman. "Dasar liar," desisnya sepelan mungkin.
9.534.9K viewsCompletedAdded to Library 801 Times as lila says
Read
+Library
Pesona Pembantu Tuan David

Pesona Pembantu Tuan David

“Ayo, Sayang.” Lagi, Lila yang ditinggal sendiri kini menatap marah kepada dua sejoli itu. 'Aku akan mengumpulkan bukti kebohongan kalian, dan bersumpah akan merebut semua yang kupunya!’ tegas Lila dengan kobaran api kebencian di kedua matanya. ***
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 807 Times as lila says
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

jawab Lila sambil menyipitkan mata ke arah Tari. Tari mendengus. “Eh, itu kamu nyindir siapa?” “Bukan nyindir... ngingetin aja,” kata Lila sambil mengambil sumpit. “Soalnya dulu kamu tuh kalau lagi ngomongin si itu kayak penulis puisi yang gagal move on.” “Duh, jangan mulai deh,” kata Tari sambil menahan tawa. “Aku sekarang udah hidup bahagia kok, cukup skincare dan saldo aman.”
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as lila says
Read
+Library
Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal

Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal

Lila tersenyum tipis, mencoba menutupi kegalauan hatinya. Sean memeluk Lila semakin erat, sambil menghidu aroma tubuh yang selalu dia rindukan. “Apa yang kamu pikirkan sampai tidak menyadari kedatanganku?” tanya Sean dengan suara lembut namun penuh rasa ingin tahu. Lila menggerakkan tubuhnya berbalik hingga kini posisi mereka saling berhadapan. “Aku ... sedang memikirkan soal Mahendra Securitas,” ucap Lila akhirnya. “Tentang apa yang harus aku lakukan.”
9.9266.5K viewsCompletedAdded to Library 8.0K Times as lila says
Show Reviews (41)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Aurora Aurora
GILA ITU EMA NYA SEAN, SEKAR SAMPE PINGSAN LIAT SEAN, JALAN DI LORONG RUMAH SAKIT,, SEAN JALAN SAMA CEWE LAGI HAMIL, TERUS SAMA ANAK KECIL PEREMPUAN YG MIRIP BRILIAN,, SEKAR KONTROL RUTIN JUGA, TEKANAN DARAH NYA JUGA NAIK, GEGARA MIKIRIN SEAN BALIK LARUT MALEM TERUS..!! MUNGKIN DINI HARI LEBIH TEPAT
Read All Reviews
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

tutur D Lila. Lila sebenarnya adalah orang yang baik dan pengertian, tapi dibalik itu semua, Ia adalah orang yang cara bicaranya sering tidak terkontrol dan sulit ditebak. "Nggak deh, Mbak. Lagian, emangnya rumah kita searah?" tanya Andini. "Searah kok, kalau memang rumah kamu nggak jauh dari rumah Pak Satria, ya.. Soalnya, aku pernah datang ke rumahnya untuk antar dokumen penting waktu Pak Satria harus ke luar negeri."
1071.0K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as lila says
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status