Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

“Terus …. “ Lila tidak sanggup melanjutkan perkataannya membuat Rena dan Rani saling berpandangan satu sama lain. Tidak menyangka bahwa temannya akan menanggung nasib seberat ini, meski itu memang akibat dari perbuatannya sendiri tetapi rasa tidak tega sebagai teman pasti tetap ada. “Terus apa?” tanya Rani lagi, mendesak. Lila menggigiti bibir bawahnya, tidak tahu harus mengatakannya bagaimana. “Kayaknya gue … gue hamil.”
9.2183.3K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as lila says
Read
+Library
Ranjang Suami yang Terbagi

Ranjang Suami yang Terbagi

Sungut Lila sambil memonyongkan bibirnya. "Aku gemas melihat sikapmu yang terlalu cuek seperti ini!" Vania melengos, ucapan Lila tak membuatnya terpengaruh, wanita berlesung pipi di kiri itu tampak asyik berselancar di akun sosial media miliknya. "Aku tidak mau tahu Jika ada pertumpahan darah di sana nanti," sindir Lila karena merasa Vania tak mendengarkannya bicara.
1032.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as lila says
Read
+Library
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

"Kamu muncul di sini secara tiba-tiba, dan ada sesuatu yang tidak biasa sedang terjadi. Apa kamu tahu sesuatu tentang ini?" Lila tertawa kecil, tapi ada nada tegang di suaranya. "Fajar, kamu tahu aku bukan tipe orang yang suka bermain-main seperti itu. Aku memang di Bali untuk liburan, kebetulan saja kita bertemu. Tapi… aku dengar tentang Mira." "Mira?" Mata Fajar menyipit. "Apa hubungannya ini dengan Mira?" "Dia… tidak pernah benar-benar melupakanmu, Fajar," jawab Lila hati-hati. "Tapi aku tidak tahu apakah dia cukup gila untuk melakukan hal seperti ini."
1.4K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as lila says
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Muda

Menjadi Tawanan Tuan Muda

"Katakan siapa yang memilikimu." "O-Oliver... hnggh... Anda," rintih Lila, matanya sayu dan basah. Tanpa peringatan, Oliver langsung menghujamkan miliknya yang sudah menegang maksimal ke dalam liang kewanitaan Lila yang sudah sangat siap. "Ugh! Aghhh!" Lila mendongak, jemarinya mencengkeram pinggiran meja marmer hingga memutih. Rasa penuh yang luar biasa itu seolah merobek kesadarannya.
1016.6K viewsOngoingAdded to Library 530 Times as lila says
Read
+Library
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

] Serra: [Terima kasih. Liliana: [Jujur, celananya sangat amat bagus tapi, jika kau yang memakainya tidak seorangpun akan melirikmu.] Aku: [Lumayan.] Serra: [Aku tidak peduli dengan perkataan mu Lilien.] Liliana kembali mengirim emoticon orang yang sedang tertawa terbahak - bahak memegangi perut. Aku: [everyone..] [Aku bermimpi hal yang sama lagi.]
9.95.4K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as lila says
Read
+Library
Dekapan Hangat Pacar Sahabat

Dekapan Hangat Pacar Sahabat

Itu karena kissmark di leher Lila yang tampak sangat jelas. “Eh, La, tadi Lo berantem sama Selly, kan? Btw kenapa? Biasanya lo kalem.” Pertanyaan yang keluar dari mulut Bara membuat semua orang memusatkan pandangannya pada gadis tersebut. “Mati gue!” gumam Lila, pandangannya bengis tertuju pada Bara. Entah apa yang salah dengan pertanyaan Bara hingga reaksi Lila bisa sekesal itu.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as lila says
Read
+Library
Rahasia Nara

Rahasia Nara

Namun malah kutolak mentah-mentah. “Halo, Mbak Nara! Maaf mengganggumu. Besok malam, datang tidak ke acara pesta ultah ibunya si Nona Cantik?” tanya Lila dengan suara berbisik melalui jendela percakapan aplikasi. Sepertinya, cewek berwajah polos itu juga masih terduduk di atas meja. Persis sepertiku. Namun, entah sedang melakukan apa. Karena di sekitar gawai yang tersandar, terdapat beberapa potongan kertas kecil serta beberapa lembar kertas origami berbagai warna.
954 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as lila says
Read
+Library
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Aku dan dia tak mungkin bersama. “Mbak, Rara … ini ada info pekerjaan. Mbak beneran mau merantau ke kota?” Lila yang baru saja selesai mencuci tangan menoleh padaku. Di tangannya masih ada gawai yang dia pegang. “Iya, La. Buat kerja apa?” Aku menatapnya penuh harap. “Jadi baby sitter. Mbak suka anak-anak gak? Tapi katanya capek kalau jadi baby sitter.” Lila menunjukkan pesan yang dikirim seseorang padanya.
1092.2K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as lila says
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status