NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI
Aku tersenyum malu, pasti dari tadi bapak di depanku ini memerhatikankanku yang selalu membenarkan jilbabku.
"Iya, Pak."
"Pantas jilbab kamu miring-miring," kekehnya. "Semoga istiqomah ya," sambungnya lagi.
"Saya Mirna, Pak. Bukan Istiqomah."
"Istiqomah itu maksudnya konsisten. Duh ... Pagi-pagi kok sudah membuat saya terpingkal-pingkal." Bapak komisaris yang belum aku ketahui namanya itu tertawa lepas.