Pernah Sakit, Juga Melupakanmu
Menjauh dari Ricky, melarikan diri dari mimpi buruk yang menyakitkan ini.
Sampai akhirnya dia tidak sanggup berlari lagi, barulah dia berjongkok dan air matanya jatuh seperti bendungan jebol.
Dia menutup wajahnya, suara tangis tertahan keluar dari tenggorokannya, seolah ingin mengeluarkan semua rasa sakit dan kesedihannya.
Betapa bodohnya dirimu, Amanda, benar-benar bodoh.
Entah setelah berapa lama, ponsel di pelukannya tiba-tiba berdering.