The Sad Angel Geana
Jika dilihat-lihat lagi, dia memang mengemaskan, aku pun mengulurkan tangan kananku untuk ikut mengusapnya, tidak disangka dia begitu manja, aku pelan-pelan melepaskan tangan kiriku dari baju Amor dan mulai mendekati Mera.
“Kamu lucu sekali.” Dia sangat mengemaskan, ketika aku mengelus-ngelusnya, dia langsung berbaring membiarkanku bermain dengannya.
“Mila,” panggil Ren berlari keluar, dia mungkin terkejut melihat Mera.
Melihat Ren, wajah Mera kembali menjadi galak, dia bahkan megeluarkan suara yang mengemparkan. “Mera, dia temanku,” ucapku menenangkannya.
Bab Populer