Dijatah Tiga Minggu Sekali
Rosa membeku di kursi rodanya. Tangannya yang semula menggenggam sandaran, perlahan melemas. Wajahnya pucat, bibirnya bergetar, tetapi tak satu pun kata langsung keluar dari mulutnya.
“Papi… Papi bercanda, kan?” suaranya lirih, nyaris tak terdengar.
Probo mematikan kompor. Udang saus Padang itu dibiarkan begitu saja di wajan. Ia menatap Rosa lama, tatapannya tidak lagi selembut biasanya.