Hanya Istri Pelampiasan
Sesaat mereka berhasil meloloskan diri, tapi jelas pelarian itu tak akan lama karena Melody dan Lyric malah menemui jalan buntu saat keduanya justru berlari ke puncak atap.
"Aku harus alihin perhatian mereka. Aku janji kita bakal pulang habis ini. Tenangin diri kamu, ya! Itung dari satu sampai seratus, kalau aku nggak kembali dalam hitungan ke seratus, kamu boleh keluar." Pelan-pelan Lyric menjelaskan. Di tengah kepanikan bocah itu masih berusaha tetap terlihat tenang, meski sudah ada jejak memar di sudut bibir dan pelipisnya. "Te quiero (Aku menyayangimu), Melody!"