Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unconditional Love

Unconditional Love

pintanya. Nico tersenyum licik, mata birunya berkilat merah karena amarah. “Kau pikir aku akan memaafkan mu dan memberikan mu kesempatan, setelah pengkhianatan mu pada ku!?” suaranya yang begitu dingin membuat siapapun akan merasa mati membeku tanpa harus ditusuk belati. “Seharusnya kau berpikir dua kali sebelum mengkhianati ku. Kau sudah mengambil keputusan yang salah berurusan dengan ku.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as loathing
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Di saat kita menyukai sesuatu, tetapi orang-orang malah tidak memberikan dukungan sepantasnya, itu terasa sangat menyakitkan. Kita seolah-olah tidak berhak untuk menyukai sesuatu. Tidak berhak untuk melakukan sesuatu yang kita cinta. Maka, setelah itu terjadilah hal yang tidak kita inginkan. Dengan tetap memaksa mencintai hal yang bertolak belakang dari orang-orang pada umumnya, kita dianggap sampah menjijikkan yang sangat bau. Got adalah salah satu tempat kita kembali menurut mereka.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 512 Times as loathing
Read
+Library
Revenge

Revenge

Gendis beringsut turun dari tempat tidur, dan dengan sisa tenaganya, dia berjalan perlahan menuju kamar mandi. Dia mengguyur tubuhnya di bawah shower, membersihkan noda darah yang menempel di paha dan kakinya. Gendis meringis kesakitan, pangkal pahanya seperti habis di tusuk-tusuk, terasa begitu perih. Namun tidak dia hiraukan. Di bawah guyuran shower, Gendis meraung sejadinya. Menyesal pun tiada berguna. ***** "Wah ... kamu terlihat lebih segar."
108.8K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as loathing
Read
+Library
Love on

Love on

"Apa Amber tidak mengajarimu cara beradab?" "Jangan bawa mommy-ku di mulut kotormu!" Kim berteriak. "Harusnya kau berkaca... bukankah kau juga seorang ibu!" Jika di hitung dalam skala satu sampai lima, tingkat kebencian Kim pada mereka. Menunjuk ke angka satu. "Kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal." Dollores tersenyum. "Anak kecil... harusnya kau belajar dengan baik, bukan membuat seisi rumah kacau. Kepulanganmu malah membuat Yellowstone tidak nyaman." Ucapnya penuh penekanan.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as loathing
Read
+Library
Adoration

Adoration

“Aku tahu, betapa sakitnya hatimu saat ini Alea.” “Bajingan!” jeritan kembali terdengar. Kali ini Alea semakin ganas. Ia menendang dengan kuat kursi bagian belakang Baswara. Terus menendang seakan tengah menendang seseorang yang ia benci.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as loathing
Read
+Library
MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

Semua itu seperti hantu yang menghantui malamnya. “Kenapa aku nggak bisa benci kamu?” tanya Alya pada dirinya sendiri. “Padahal jelas-jelas kamu bikin aku sakit.” Hari-hari berikutnya pun berjalan dengan rasa yang sama. Alya tetap beraktivitas seperti biasa—bekerja di sebuah toko buku kecil yang ia kelola bersama temannya, menyusun rak, melayani pembeli, mencatat stok barang. Dari luar, semua terlihat normal.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as loathing
Read
+Library
The Poison Of Love

The Poison Of Love

Ia hanya berdiri di tempatnya, memandangi punggung gadis itu dengan tatapan yang sulit diartikan—sebuah perpaduan antara kasih sayang yang meluap-luap dan obsesi yang berbahaya. Rasa suka yang Xylon miliki untuk Ariadne bukanlah cinta biasa. Itu lebih mirip obsesi, api yang ia kobarkan tanpa kendali. Xylon tahu segalanya tentang Ariadne. Ia mengenalnya sejak kecil, gadis yang tidak punya apa apa namun kini memiliki suatu yang penting ditangannya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as loathing
Read
+Library
Memaksa Istri Gendut Hamil Palsu demi Kekasih Gelapnya

Memaksa Istri Gendut Hamil Palsu demi Kekasih Gelapnya

Napasnya memburu. “Ya. Aku berjanji padamu!” “Satu kali pun, Liam. Jika aku tahu kamu menyentuh tumpukan lemak itu, aku akan membencimu seumur hidupku!” “Aku bahkan tidak sudi melihat tubuhnya yang mengerikan di bawah lampu kamar, Chloe,” potong Liam dengan nada meremehkan. “Bagiku, dia tidak lebih dari selembar kertas kosong yang kotor, yang bisa kubuang ke tempat sampah kapan saja. Membayangkan harus menyentuhnya saja sudah membuat gairahku mati.”
361 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as loathing
Read
+Library
Love and Lust

Love and Lust

“Mulai detik ini, aku setuju dengan keputusan kamu Erina. Kita putus dan lepas tanggung jawabku.” Erina berjalan pulang dengan menanggung beban masalah yang mungkin tidak dapat ia selesaikan. 'Aku menangis bukan karena kepergiannya. Melainkan, aku melihat betapa hinanya diriku saat ini. Perasaan ini mati. Rasanya aku tidak dapat lagi menangis. Leah hati ini yang selalu merasakan pahitnya mencintai. Aku tak ingin lagi mengetahui apa yang sedang dirasakan oleh Gio. Aku tidak ingin lagi berada di sisinya walau hanya sekejap.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as loathing
Read
+Library
LOL

LOL

Ucap Liza lagi Mereka berempat pergi menuju sungai sedangkan si koki memasak dangan bangganya meskipun yang mereka masak hanya beberapa bungkus mie instan saja. Butuh waktu 5 menit untuk sampai ke sungai, mereka mencuci wajah, tangan dan kaki mereka. Air sungai yang segar itu menyihir semua orang, tidak ada yang ingin kembali ke tempat kemah mereka, air sungai itu sangat bening. Tidak ada sampah yang terapung disana, tidak ada bau yang tercium, siapapun orang yang pergi ke sungai itu tidak akan berpikiran ingin kembali. “Aku akan kembali, aku lapar.” Arka membuka mulut
102.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as loathing
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status