Hanya Dirimu
Geleng-geleng kepala saat tetingat kelakuan temannya yang satu itu.
Wahyu tersenyum,"he'em, terlalu sering aku menggodanya jadi seperti ini, ada rasa kehilangan," ucapnya masih dengan tersenyum, teringat kelakuannya.
'Aku malah lebih merasa kehilangan daripada kalian,' batin Fais begitu mendengar obrolan teman kerjanya, sebelum melangkahkan kaki masuk gudang."Rasa cintaku untuknya masih ada, tapi dirinya yang sudah tidak ada." Tersenyum getir saat teringat cinta dalam diamnya tak kunjung terungkap dan kini yang tersisa hanya rasa kehilangan.
Hot Chapters