Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Ekspresi wajahnya halus, matanya menunduk, rambutnya terurai tertiup angin. Di bawahnya, ada goresan tinta halus bertuliskan, —Dalia Ishraq— Lukisan itu dibuat Cahya sendiri tahun lalu. Ia mengukir setiap guratan dengan hati, dengan perasaan yang tidak pernah ia ungkapkan pada siapa pun. Hari ini, tatapan itu sama sekali berbeda. Cahya menatap lukisan itu seolah menatap garis akhir dari seluruh harapannya.
9.857.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Sketsa

Sketsa

“Hmm, kapan aku bisa meikmati hidupku seperti mereka dan menemukanmu?” Manik gadis itu menyorot satu pigura besar yang di dalamnya terdapat lukisan laki-laki dengan rambut hitam legam dengan manik biru yang indah. Di bawah lukisan tersebut ada tulisan kecil bertuliskan ‘Gerald’. ***
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Dua Labuhan Cinta

Dua Labuhan Cinta

Sheena mengerutkan dahi. “Ya, aku melihat seorang pria dari kota besar bersama walikota waktu itu. Lalu orang-orang bilang kalau dia ke sini untuk membangun pabrik dan banyak orang yang setuju. Ah … pemuda itu sangat tampan, wajahnya sekilas hampir mirip dengan pria ini,” ujar wanita paruh baya itu panjang lebar dengan kembali menunjuk ke foto Alex di koran.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Papar Pak Adam menceritakan pada Raka apa yang sebenarnya terjadi. "Alina dan Bu Asih memang wanita yang kuat mereka tidak pernah mau meminta ataupun mengemis kepada siapapun mereka rela berjuang demi bisa mencukupi segala kebutuhannya aku kenal Alina dari kecil dan juga tahu bagaimana Bu Asih berjuang keras untuk membesarkan Putri semata wayangnya," ucap Raka membuat Pak Adam semakin sedih.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Peta Yang Tak Pernah Ada

Peta Yang Tak Pernah Ada

“Peta itu… itu belum pernah kau tunjukkan sebelumnya.” “Peta ini khusus milikku. Disinkronkan dengan medan energi alam. Ada tempat-tempat tertentu yang tidak akan dikenali oleh peta biasa, bahkan oleh jam digital kita,” jelas Nate cepat. “Dan sekarang kita sedang menuju ke salah satu tempat itu. Hutan Ilusi.” El menegang. “Hutan yang bisa memanipulasi penglihatan siapa saja yang berniat jahat?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

"Bukankah kamu bilang, hujan pertama di Bulan Desember harus dilihat bersama orang yang paling kamu cintai?" Aku menatapnya dengan rasa pedih. Padahal semalam Ditya masih lembur mengurus pekerjaan, tetapi hanya karena satu kalimat candaan dari diriku, dia rela naik pesawat terbang semalaman hanya untuk datang menemuiku. Ditya meraih wajahku, merapikan kerutan di keningku, lalu berkata lirih, "Makanya ... aku datang."
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Beberapa temannya sempat menoleh, sebelum akhirnya fokus pada apa yang mereka lukis. Daisha akhirnya mengangkat tangannya, mengayunkan kuas pada sebuah kertas di depannya. Kelas itu mendadak hening. Daisha mulai melukis sosok gadis yang melihat peperangan, di mata mayat tergeletak di depan matanya. Kekacauan yang begitu tragis, dengan paduan warna sesuai apa yang terjadi dalam lukisannya. Gadis dalam lukisan itu terlihat menyedihkan. Lalu, di atas bukit terdapat sosok pahlawan memakai baju zirah. Dengan tangan yang memegang pedang yang menancap di atas tanah.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan

Istri Dadakan

"Buka saja dulu, file yang ada di dalamnya. Nanti lo akan tahu dengan sendirinya." Jawaban Fabio yang tidak menjelaskan apa-apa itu, membuat Dave makin penasaran. Ia lantas membuka file yang ada di dalam flashdisk USB dengan cepat. Ada sebuah video amatir tersimpan di dalam folder yang diberi tulisan Secret. Saat Dave membuka isi video itu, ia seketika membuka mulutnya saking tercengangnya. Suara desahan dan erangan terdengar dalam rekaman video itu. Sepasang pria dan wanita tengah bergulat dalam permainan ranjang yang mengetarkan birahi.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

bisik Pitaloka di telinga Aksa. "Kalau nggak hebat, nggak bakalan bisa sebanding dengan ayah senior," ucap Aksa sambil melepaskan pelukannya. "Gua mau lo ada di samping gua, saat gua baca syahadat," ucap Pitaloka. Pitaloka ingin sahabat-sahabatnya dan Aksa menjadi saksi, atas pilihan terbesar dalam hidupnya. "Saya nggak bisa, sebentar lagi akan saya akan mimpinya Heaven untuk melawan geng dari kota sebelah."
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

POV Vira “Bagus ya pemandangannya. Pasti cocok untuk berbulan madu nanti,” bisik Adit yang memelukku dari belakang. Aku ikut acara yang diadakan oleh teman-temannya Adit. Mereka menyewa vila di Bali. Pemandangannya indah, dengan kolam renang yang seperti berada di lereng bukit dengan pemandangan hutan yang hijau.
9.9245.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai lukisan asli dyah pitaloka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status