Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Ia meraih sebuah botol kaca berukuran lima ratus mililiter dari meja kayu di dekat pintu, botol yang sejak tadi ia bawa. Di dalam botol itu, terdapat cairan berwarna jingga cerah dengan bulir-bulir es yang sudah mulai mencair. Nampak sudah bercampur es jeruk segar biasa, namun Sekar tahu betul apa yang sudah ia campurkan ke dalamnya. Cairan pembangkit gairah yang ia beli dari seorang dukun ramuan herbal di pinggiran Djakarta. Ramuan itu tidak bekerja secara instan seperti racun.
1046.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
CLIENTKU DOSENKU

CLIENTKU DOSENKU

Matanya menyapu seluruh ruangan, mengamati setiap sudut, berharap menemukan sesuatu yang bisa membantunya. Pandangan itu akhirnya berhenti pada sebuah botol kaca wine yang terletak di atas meja. Botol elegan berleher panjang, masih berisi setengah. Jantung Alika berdegup kencang, idenya mulai terbentuk.
10839 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
Dokter Ilahi Jay Issac

Dokter Ilahi Jay Issac

“Botol terbuat dari kristal giok putih susu dengan semburat emas di dalamnya. Tutup botol berbentuk burung bangau emas yang merupakan simbol panjang umur.” “Di leher botol terdapat ukiran halus. Yaitu Keabadian tanpa batas. Dan setiap botol memiliki nomor ukiran tangan. Botol No. 1 sampai No. 10. Tujuannya supaya nggak muncul duplikat.” Olivia menggeleng. “Nggak mungkin! Orang kampungan kayak Jay, nggak mungkin tau tentang arak sebagus ini,” kata Olivia.
10990 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Mereka melihat pada tangan kanan Irene yang sedang memegang botol kaca, bekas minuman lemonnya. “Ren, jangan ngadi-ngadi, de—” “Shoot!” Irene pun langsung melemparkan botol yang tadi dipegangnya ke arah tong sampah yang mungkin berjarak lima meter. Namun, bukannya botol itu masuk ke dalam tong sampah berwarna hijau. Benda yang terbuat dari kaca itu malah melayang melewati batasnya. Dan sedetik kemudian terdengar suara yang akan membuat Irene menyesal.
1089.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

Gelas dengan corak daun-daun dan bunga berwarna merah muda dan hijau seperti sakura, sungguh cantik. Vero mengambil botol siap tekan berisi madu. Gelas di tangan kiri dan madu di tangan kanan. Memiringkan gelas menjadi setengah horizontal. Memastikan sesuatu yang akan jatuh mengenai dinding gelas. Sebelum akhirnya madu itu meluncur.
9.9107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Suasana di sekitar bak beton besar itu sangat sunyi, hanya menyisakan suara jangkrik malam. Penyusup itu mengeluarkan sebuah botol kaca kecil berisi cairan hitam pekat dari dalam saku jaketnya. Dia bersiap menuangkannya ke dalam sumber air. Tangannya sudah memegang tutup botol, siap diputar.
8.452.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Di punggung, kain kecil tergantung, berisi beberapa daun tembakau yang katanya ingin disimpan, biar bisa belajar mengenali jenisnya. Jagat masih berdiri di dekat truk pengangkut. Tangannya bersedekap, tatapannya kosong ke arah langit, seolah tidak memperhatikan. Tetapi begitu Sukma mendekat, sesuatu dalam sorot matanya bergerak kecil. Ia menyambut dengan diam. Hanya diam. Tanpa berkata, pria itu mengambil botol kaca dari dalam peti kecil di truk, menuangkan air ke gelas kaleng yang mengembun karena dingin. Tangannya cekatan, tapi tidak terburu-buru. Lalu, seperti gerakan otomatis yang tidak direncanakan ia ulurkan gelas itu.
959 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
(Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa

(Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa

] ujarnya kala layar menampilkan benda yang dimaksud, hingga Elloist bisa melihat sebuah botol kecil berwarna ungu muda dengan ukiran rumit yang nampak berpendar layaknya pelangi di sana. Gadis itu lantas mengulurkan tangan kanan, telunjuknya perlahan menyentuh kolom merah tanda "submit" berada, dan begitu dirinya berhasil menekan, sebuah botol sesuai dengan gambar yang dimaksud, tiba-tiba muncul melayang dari atas. Elloist bergegas mendongak sembari menjulurkan tangannya, kala botol tersebut melayang turun ke bawah hingga akhirnya mendarat sempurna di telapak tangannya.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
putristana
cerita ini menarik, bukan tentang seberapa lucu atau seberapa kuat sistem cintanya. tapi tentang hati yang dulunya tertutup untuk satu wanita, tapi wanita itu mau berjuang dari awal.. agar hati yang dulunya tertutup bisa terbuka lagi untuknya.
Mila Mila
Ceritanya makin seru dan bikin penasaran. Konflik serta tantangan yang dihadapi tokoh-tokohnya terasa semakin berat, jadi pengin terus baca untuk tahu bagaimana Ellovist menyelesaikan semuanya. Plotnya juga bikin susah berhenti di satu bab! ...️
Baca Semua Ulasan
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Elena tidak menjawab. Lullaby merogoh tas kecil di pinggangnya. Mengeluarkan botol kaca berisi cairan merah muda. "Minumlah." Elena menatap botol itu. Botol kaca biasa. Dengan tutup gabus. Isinya merah muda — beraroma manis. Bukan botol susu. Bukan dengan dot. Elena menghela napas lega. "Syukurlah jus... kukira botol susu."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

“Sudah kuduga, kau sulit diajak bicara.” Dengan berat hati, Runala akhirnya melepaskan cengkeramannya. Dia merogoh sesuatu dari balik jubah merah kusamnya dan mengeluarkan tiga botol air berukuran sedang yang terbuat dari kaca. Di dalamnya, terdapat air jernih dengan beberapa kelopak bunga Wolfs-Bane kering yang melayang-layang.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lukisan di botol kaca simple
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status