Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hantu Vila

Hantu Vila

Selesai basa-basi dengan Kang Obar, aku langsung menuju teras untuk membereskan alat lukis dan kanvasku. Saat aku melihat kanvas bekas melukis kemaren, tiba-tiba ada coretan lain dalam kanvasku di pohon beringin yang belum selesai aku lukis itu, di bagian pohon paling bawah ada cat akrilik hitam. Sementara aku mash ingat cat itu belum sama sekali aku gunakan kemarin, pertanda apa ini! “Sialan harus aku habiskan penasaran pada pohon itu,” ucapku dalam hati.
9.917.2K viewsCompletedAdded to Library 653 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

Dia sudah terlelap dalam mimpinya untuk menyambut hari esok. Pagi itu Glyn bangun dengan perasaan sangat segar. " Udara disini sejuk..." Gumam Glyn. "Aku akan berjalan-jalan sebentar." Ucapnya. Glyn berjalan menyusuri danau yang ada didekat villa. Dia berjalan sambil melihat pepohonan yang berdiri tegak berjajar disana. Dia hanya memperhatikan pepohonan yang hijau dan tak melihat jalannya. Dia tak menyadari bahwa didepannya ada lubang kecil yang membuat kakinya terperosok dan jatuh, namun seseorang menangkap badannya dengan sigap.
9.92.8K viewsOn holdAdded to Library 99 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Di mana harga diriku sebagai istri? 💔💔💔 Terima kasih sudah membaca Ujung Senja. Semoga suka dan tetap mengikuti ceritanya. Jangan lupa vote, ya, teman-teman💜
108.4K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Bayangan Kelam

Bayangan Kelam

Meskipun ia merasa lega karena Malik memilih untuk pergi, ada bagian kecil dari dirinya yang merasa kehilangan. Malam itu, Anisa duduk di depan kanvas kosong di kamarnya. Ia mulai melukis, membiarkan emosinya mengalir bebas. Setiap sapuan kuas adalah refleksi dari perjalanan hidupnya—penuh luka, harapan, dan cinta yang pernah ia rasakan. Ketika lukisan itu selesai, ia menatapnya dengan penuh kepuasan. Di dalam lukisan itu, ia menggambarkan sebuah pohon besar dengan akar yang kuat, berdiri kokoh di tengah badai.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV ZEa lanjutan dari bab sebelumnya Dear pohon cinta, "Kaulah nyala senja yang diam-diam mengupas warna segar kupu-kupu dan aku tumbuh seperti laut waktu memberiku air gairah atas hidup. Barangkali kesengsaraan itu telah menjadi matang dan sempurna. Namun ketahuilah, tak ada luka yang sembuh hanya dengan kalimat-kalimat kebijaksanaan.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Ia menuliskan di pinggir lukisan: “Hatiku sedang tumbuh kembali.” 16.30 – Ritual Sore: Menanam Pohon Kenangan Setiap peserta diberikan bibit pohon kecil. Instruksi: tanam pohon sambil mengucapkan satu kalimat doa atau harapan bagi diri sendiri. Anya menanam pohon kelor. Ia berbisik sambil menutup mata: “Tumbuhlah bersamaku, di tanah luka yang mulai sembuh.”
102.3K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

tanyaku menatapnya. Ia tersenyum, lebih ke menahan tawa. "Lupa," katanya dengan enteng. Kemudian ia mengambil barang-barang yang diperlukan. Ada banyak lukisan di sana, sebagiannya ditutup dengan kain mungkin agar debu tak menempel. Aku berjalan menuju lukisan-lukisannya, selalu menarik perhatian untuk dilihat. Lukisan seorang anak lelaki yang berada di tengah padang rumput, dengan cat berwarna siluet senja. Anak lelaki yang menatap matahari tenggelam seperti ada harapan yang coba ia katakan pada pemilik alam.
1010.5K viewsOngoingAdded to Library 335 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

"Aku juga sudah nggak mau benci kamu lagi, nggak ada gunanya. Biarin semuanya berakhir dan kembali menjadi debu." Kebencian adalah hal yang sangat menguras tenaga dan energi, pria ini sudah tidak layak mendapatkan perhatianku sedikit pun. Andi menatapku rumit. Dia terdiam sambil mengambil kapas lidi yang sudah dibasahi air untuk mengolesi bibirku yang kering, matanya perlahan mulai memerah. "Cintaya, kamu bakal sembuh kok. Tolong, kamu harus benci aku sekuat tenaga dan balas dendam sama aku, nanti kamu boleh lakuin apa pun yang kamu mau, oke?"
12.5K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Regan melingkarkan tangannya ke pinggang Sei. "Tergantung dulu waktu senja aku lagi sama siapa. Kalo sama kamu ya ga buang-buang waktu. Kalo sama yang lain liatin senja kaya gini ya buang-buang waktu aku." Jelas Regan panjang. Sei tersenyum pahit, cewek cantik itu menyampirkan rambutnya ke telinga. "Kalo suatu saat kamu lihat senja bukan sama aku, gimana?" Sei memeluk lengan Regan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status