Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melukis

Melukis

Perlahan ia mulai memberi warna dan menuangkan satu persatu perasaannya ke dalam kanvas kecil itu. Sekarang jam menunjukkan pukul enam kurang sepuluh menit, dan Raina sudah selesai dengan lukisannya, ia menghabiskan waktu selama dua puluh menit untuk melukis. Lukisan itu terlihat sederhana, ia memberi garis tengah pada kanvas, lalu menggambar siluet seorang perempuan di depan garis itu, pada sisi kanan kanvas ia memberi warna abu-abu, lalu perpaduan warna biru dan hijau pada sisi kiri kanvas. Pada masing-masing sisi memiliki gambar yang berbeda, pada sisi berwarna abu, ia melukis abstrak di atas nya, dan pada sisi berwarna biru, ia melukis bunga-bunga dan pepohonan.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

ucap Sebastian sambil keluar dari ruangan tersebut. Matahari terbenam memberikan kesan yang begitu mendalam. Di tempat yang berbeda tepatnya di sebuah rumah yang merupakan kediaman Loen. Di sana, dirinya terlihat sangat ketakutan dengan berlumuran darah di tubuhnya. Nafasnya terasa begitu sesak hingga akhirnya dirinya menunjuk sebuah benda yang tidak lain merupakan buku miliknya. Perlahan-lahan nafasnya mulai terhenti. Pendarahan yang sangat parah terjadi kepada dirinya. Sinar matahari sore hari memasuki ventilasi rumah tersebut dan memperlihatkan pemandangan dipenuhi banyak darah bercampur warna orange. Tidak lama kemudian, seorang kurir pengantar paket datang ke depan kediaman tersebut dan
5.1K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
The Legend Of The Coral Cave (INDONESIA)

The Legend Of The Coral Cave (INDONESIA)

ucap Celine bangga akan lukisannya. Edric memasukkan kedua tangannya pada saku celananya. Lukisan pemandangan senja, dengan langit yang berwarna keunguan di pantai yang indah serta seekor mermaid yang tengah menyisir rambutnya di atas batu karang. Menurutnya lukisan itu terlalu imajinatif. “Bagaimana bisa seperti ini?”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

Napas Qale pendek-pendek, menyelip di antara pangkal tenggorokan. Lalu, di bawah tempat boneka itu tergeletak tadi—selembar kertas, menggulung lembut di pinggirannya. Qale menyentuh permukaannya dengan jari gemetar. Sempat menahan napas saat membukanya perlahan. Lukisan itu menggambarkan kolam alami di tengah tanah lapang, pohon besar di sudut kanan, dan jejeran kandang kayu tua yang menghitam di sisi kiri, tempat sapi ayahnya dimandikan.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Aku Berselingkuh ketika Suamiku Berselingkuh

Aku Berselingkuh ketika Suamiku Berselingkuh

Sesuatu yang mencerminkan perjalanan kita, perjalanan yang penuh warna. Saat Vionna berjalan pulang, dia menyaksikan langit senja yang memukau. Warna jingga dan ungu menciptakan palet yang indah, mengingatkannya pada keindahan sederhana dalam hidup. Sementara itu, Jennie sibuk dengan proyek seni sekolahnya. Dia menciptakan lukisan yang merefleksikan kehidupan mereka, dengan sentuhan kehangatan dan warna-warni yang menggambarkan kebahagiaan yang mereka temukan bersama.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Sinar matahari belum benar-benar menembus pepohonan, tapi hangatnya terasa menyusup perlahan ke dalam rumah, seperti menenangkan luka lama yang akhirnya bisa bernapas. Lila menyapu halaman dengan pelan. Jemarinya menggenggam gagang sapu dengan tenang, tidak lagi seperti dulu saat setiap suara dedaunan membuatnya waspada. Sekarang, ia bisa menikmati gesekan halus sapu dengan tanah. Di dekatnya, Jatinegara duduk di bawah pohon jambu, menggambar sambil sesekali mengamati langit. Langit biru pagi itu bersih, hanya dihiasi jejak awan yang terbentuk dari angin malam sebelumnya.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Senjana telah membalik buku itu hingga lembar terakhirnya. Halaman ke-1000. Di atas perkamen kuno yang mulai rapuh itu, terdapat sebuah gambar ilustrasi yang sangat rumit namun indah, yaitu sebuah gambar Rambat Batang Pohon, Bunga, dan Tanaman. Di bawah gambar tersebut, terdapat sebaris tulisan tangan tebal dengan tinta hitam pekat yang menerangkan khasiat magis dari rajah tersebut. Sebuah khasiat yang tertulis jelas: Mampu menghapus seluruh ingatan dan memotong belenggu masa lalu dari jiwa sang pemilik tubuh.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
POHON AJAIB DI HUTAN TROPIS

POHON AJAIB DI HUTAN TROPIS

Langit mulai berwarna jingga saat senja mendekat, menambah keindahan sekaligus rasa misteri di sekeliling mereka. Setelah beberapa jam berjalan, mereka sampai di sebuah lembah yang dipenuhi bunga-bunga berwarna cerah. Di tengah lembah, berdiri sebuah pohon besar yang seakan menyentuh langit. Cahaya senja menyinari pohon itu, membuatnya terlihat berkilauan seperti emas. Namun, Maya merasakan sesuatu yang aneh. Hatinya merasa ada kekuatan besar di sekitar pohon tersebut, entah itu baik atau buruk. "Ini terlihat seperti tempat yang sempurna untuk menyimpan artefak terakhir," gumam Maya.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
Kemilau Senja

Kemilau Senja

ucapku dengan lembut. "Iya sama-sama, Mbak Nandini." Aku menutup teleponnya dan memutuskan untuk menunggu Mas Aditia di teras saja. Aku duduk di teras, sembari melihat berbagai macam bunga di taman rumah Mas Nando yang sedang bermekaran, begitu indah bunga itu. Namun, bunga itu sebentar lagi akan layu, kering, gugur satu persatu, hingga tidak tampak keindahannya lagi, tetapi pasti akan tergantikan dengan bunga baru yang tumbuh dengan indah, begitupun selanjutnya bunga itu juga akan layu dan berganti bunga baru lagi, seterusnya akan selalu seperti itu.
1010.9K viewsOngoingAdded to Library 404 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
MELACUR KARENA TERPAKSA

MELACUR KARENA TERPAKSA

"Biarkan saja cinta ini mengalir, seperti air yang mencari jalannya sendiri. Senja, jangan pudar pesonamu! Biar kunikmati hadirmu sendiri di sini. Aku ingin melukis jingga di matanya. Aku harus berjalan bersama bunga mimpiku, yang selama ini membayangiku." Kamilia memutar-mutar pensil di tangannya. Terpaku dalam sepi, membisu dalam sunyi. Hari kian beranjak sore. Senja yang yang biasanya terlihat indah dari jendela, kali ini tidak muncul. Hujan terlalu egois untuk memunculkan cahaya senja sebentar saja.
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as lukisan senja pohon
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status