Luka Yang Dirindukan
“Sayang, mas sangat menyesal. Tolong, bicaralah. Tidak apa kalau kamu tidak mau melihat mas, tapi setidaknya bicaralah, sayang.”
Fery masih membujuk istrinya dengan putus asa. Ia tahu, meski semua terasa sia-sia, setidaknya dengan terus mencoba bicara dari hati akan sedikit didengar Ara walau wanita itu tak menyahuti barang sedikit saja.
“Mas tidak pernah berniat mengkhianati kamu, Sayang. Sumpah demi apa pun, tadi itu hanya sebuah kecelakaan yang tak direncanakan. Dia yang duluan menggoda, Sayang.”
Bab Populer