Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yang Hilang Kan Berganti

Yang Hilang Kan Berganti

Tak bisakah di jalan saja, untuk bertanya-tanya? "Luar kota, dia juga ada urusan. Mama ke Bali, liburan sama temannya. Gue kepikiran lo aja, makanya minta tolong sama lo." "Syukurlah! Untung kecelakaannya nggak parah." "Gue nggak mau kecelakaan malah."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Fall In Love

Fall In Love

kata ryan senang "Kalau kalimatnya enggak ada panggilan sayang itu rasanya kayak beda gitu" kata ryan lagi "Iya sayang. Jadi di bolehin kan ?" tanya yaya lagi "Enggak!" larang ryan cepat Yaya mengerucutkan bibirnya karena jawaban ryan barusan. "Kok gitu sih ? Tadi katanya yaudah nggak papa ?" Ujar yaya sambil mengelus rambut suaminya
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Yang begini disebut rindu? Setelah aku cubit tangannya pakai tenaga ekstra, barulah dia melepaskan. Asem bener. Laganya saja baru pulang dari Cina. Tapi sifat dan keabsurd-an yang dia punya masih saja sama. Hanya tampilan saja yang agak beda. Lebih mirip oppa korea. “Kenapa bengong? Ayo pulang, nggak tahan pengen ketemu ayang mbep. Eh, calon, ya. Ha ha ha.”
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Luka Yang Dirindukan

Luka Yang Dirindukan

“Sayang, mas sangat menyesal. Tolong, bicaralah. Tidak apa kalau kamu tidak mau melihat mas, tapi setidaknya bicaralah, sayang.” Fery masih membujuk istrinya dengan putus asa. Ia tahu, meski semua terasa sia-sia, setidaknya dengan terus mencoba bicara dari hati akan sedikit didengar Ara walau wanita itu tak menyahuti barang sedikit saja. “Mas tidak pernah berniat mengkhianati kamu, Sayang. Sumpah demi apa pun, tadi itu hanya sebuah kecelakaan yang tak direncanakan. Dia yang duluan menggoda, Sayang.”
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Hot Night With Boss

Hot Night With Boss

katanya. "Aku juga. Aku terus kepikiran omongannya Yuki. Jadi aku nggak tahu makananku masuk lewat mana. Pas sudah sadar tahu-tahu acara makannya sudah selesai. Saking paniknya aku sampai nggak tau mau ngomong apa pas tadi dia pamitan," jelas Yohan. "Sudah-sudah. Karena sudah ke sini, kita jalan-jala sepuasnya saja. Sekalian kita beli hadiah buat Yuki, gimana?" tanya Yusak.
1060.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Futago Ga Daisuki (Cinta Si Kembar)

Futago Ga Daisuki (Cinta Si Kembar)

Sahut Daiki dari kejauhan sambil berlalu. Nafasnya terengah-engah dadanya sampai terasa panas akhirnya Yukie kembali ke tempat semula. "Awas aja kalau sampai aku bertemu denganmu lagi! Aku tidak akan membiarkanmu lolos!" Yukie mengusap keningnya yang basah karena keringat. Dia jelas sangat marah karena uang hasil dagangan bakpao hari ini pastinya akan ditagih oleh bibinya yang sangat kejam.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Ray Wish tampak merentangkan kedua tangannya. “Tidak deh… Aku takut aku tidak bisa keluar lagi jika aku masuk ke dalam pelukanmu itu,” kata Yongki Yamato asal-asalan. Ray Wish Jenggala terbahak sejenak. “Oke… Aku rasa sudah waktunya bagi kita untuk kembali ke Negeri Elemen sekarang,” tukas Ray Wish Jenggala. Yongki Yamato mengangguk. “Kau tidak ke Surabaya dulu menjenguk kedua orang tuamu?” tanya Yongki.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Just alone

Just alone

tanya Yuke "Cantik sih.. tapi masih cantik Rena," jawab Sasa "Cewek itu agak aneh deh.. di ajak ngomong diam aja, bisu kali cewek itu!" hina Yuke sambil mengoleskan lipstik di bibirnya. "Iya.. jawabannya cuma geleng atau anggukin kepala mulu," Sasa membenarkan ucapan Yuke, dengan tangan yang masih merapikan rambut
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

Sambil mengencangkan pelukannya dan memejamkan mata, Gia menjawab, “Makan Indomie kuah kayaknya enak, Yang.” “Hmm … good idea.” balas Jesatya. “Lepasin dulu dong. Aku mau ke dapur.” Jesatya tersenyum. “Kamu juga dong lepasin.” Senyuman Gia pun bertukar menjadi sebuah kekehan kecil yang akan selalu terdengar indah di telinga Jesatya. “I miss you so much.” “I miss you more, Sayang. Seharian ini aku cuma mikirin kamu.” kata Jesatya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

“Rumah sakit di Jepang. Mama tinggal di sini bersama King. Kami menikah, walau tak seperti kebanyakan pernikahan." " Maksud Mama apa?" "Nanti kalau Mama siap, Mama akan cerita" Kanaya mendesah. "Maaf nggak kabari. Mama… malu sama kamu.” “Malu kenapa?” “Apa yang mama lakukan… waktu itu. Mama seperti mau merebut Jati. Mama tahu salah.” Gandes mengusap air mata. “Lupakan, Ma. Gandes tetap anak mama.” Napas Kanaya terdengar berat. “Kabar kamu bagaimana?”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai main yuk sayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status