Perceraian yang Terindah
"Duduk di sini saja dulu, Ma. Lagian Mas Sanjaya juga lagi bantuin Pak Dudin nurunin barang-barang."
"Yaudah, Mama mau ke kamar dulu."
"Iya, Ma."
"Oo iya, Bik Yeyen kenalin ini, Laniara menantu saya, buatkan minuman buat dia sekalian Sanjaya, ya!" ujar Mama ketika Bik Yeyen masih berdiri di dekat pintu.
"Iya, Nyonya."
Aku dan Bik Yeyen pun bersalaman, Mama bertolak ke dalam.
Hot Chapters