Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Hati Mulai Mendua

Ketika Hati Mulai Mendua

Kulihat Anggi mengenakan mukena. "Mama sudah bangun? Anggi baru mau bangunin Mama!" kata Anggi. Pikiranku masih belum nyambung, efek bangun karena kaget. "Adzan apa itu Nggi?" tanyaku. "Adzan Maghrib, Ma. Tadi Anggi pulang, Mama tidur disini. Anggi nggak tega mau bangunin Mama! Anggi sholat dulu ya Ma?" kata Anggi. Aku mengangguk dan bergegas bangun untuk mengambil air wudhu dan sholat.
10101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Akibat Uji Nyali

Akibat Uji Nyali

Dia pun bingung dengan apa yang harus dilakukan selain terus berusaha menenangkan adiknya. Lamat-lamat, kumandang adzan maghrib terdengar dari pengeras suara masjid yang ada di perkampungan yang ada di belakang pertokoan. Matahari pun sudah tak terlihat, hanya menyisakan bias cahaya oranye yang menghiasi langit di sisi barat.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Pesona Babang Ojol

Pesona Babang Ojol

Aku mengetuk pintu kemudian segera masuk ke dalam rumah karena pintu terbuka. Aku mempersilakan Pak Arfan untuk duduk di ruang tamu. “Bapak mau salat atau istirahat dulu?” “Aku langsung salat saja karena waktu Maghrib itu tidak banyak. Akhir waktu salat Maghrib adalah saat mega merah telah hilang, yang juga merupakan tanda masuknya waktu salat Isya.” Aku melongo mendengar penjelasannya. Dia sudah seperti ustaz yang memberikan tausiyah di tipi ketika habis Subuh.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
BALADA SANG MANDARA

BALADA SANG MANDARA

majazavna adalah kata makian dalam bahasa Sofraz yang setara dengan 'bangsat'. Pangeran Nava Satra memandang Tirza dalam-dalam. Gadis itu memandangnya lurus-lurus. Tak ada gelombang emosi apapun dalam tatapan itu namun itu justru membuatnya tampak menakutkan. Mata yang biru cerah sesekali menggelap dan kembali terang. Pangeran Nava Satra mencium ada yang tidak beres. "Mandara, mengapa kau membokong Nilam Rencana?"
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Pada awal cerita tersebut, dirinya menyatakan bahwa ia bukanlah anak indigo atau bisa dikatakan dia adalah orang pada umumnya yang tidak memiliki kemampuan atau lebeihan untuk melihat yang tak kasat mata. Meski demikian, dirinya merasa makhluk gaib sering kali mendekati dan menunjukkan eksistensi mereka kepadanya. Jangan mandi waktu maghrib Cerita kali ini adalah tentang pamali atau pantangan, yaitu ‘Dilarang Mandi pada Saat Maghrib’ yang dialaminya sendiri.
8.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Aku Tak Mau DiMadu

Aku Tak Mau DiMadu

"Kenapa kalau mau Magrib?" "Wanita hamil nggak boleh keluar pas Magrib-Magrib, pamali." "Pamali itu apa?" Yumna tampak tidak mengerti. "Pamali itu istilah jaman dulu, Nak. Yang artinya nggak boleh dilakukan, karena takutnya akan terjadi hal yang buruk." "Tapi ini 'kan zaman modern, Umi. Memang masih ada, ya, orang pakai istilah zaman dulu begitu?"
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
BA'DA MAGHRIB

BA'DA MAGHRIB

Ia beruntung mendapatkan puteri yang pintar seperti Alea. “Kita telfon Ayah yuk, Sayang.” “Iya, Ma.” Namun sayang, signal di handphonenya tiba-tiba hilang. “Yah. Signalnya hilang.” Kata Jihan. Ia berharap semuanya akan baik-baik saja. Adzan maghrib berkumandang di handphone milik Jihan. Karena di tempat ia tinggal sekarang tidak ada masjid atau pun musholah, jadi Jihan memasang aplikasi pengingat waktu sholat di handphonenya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

tanyaku dengan suara parau khas orang baru bangun tidur seraya duduk bersandar di kepala ranjang. "Ini udah sore dan hampir Maghrib. Kamu mandi, gih. Nggak baik wanita hamil mandi Maghrib-Maghrib," katanya menyuruhku. Aku langsung membulatkan mataku terkejut mendengar jawabannya kalau ini sudah hampir Maghrib. "Kamu serius? Kamu nggak la gi ngerjain aku, 'kan? Masa iya sih, aku tidur selama itu?" tanyaku tak percaya.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
MARBOT MASJID ITU TERNYATA KAYA

MARBOT MASJID ITU TERNYATA KAYA

Ternyata Pak Jenggot sudah datang terlebih dulu. Bima melihat jelas, jika beliau ingin melaksanakan adzhan maghrib. Bima pun mendengarkan dengan seksama adzhan yang dikumandangkan Pak Jenggot. Suara adzhannya sangatlah merdu untuk didengarkan telinga. Tak lama, orang-orang pun mulai berdatangan ingin melaksanakan shalat maghrib bersama-sama.
9.522.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Dimanja Sang Penguasa

Dimanja Sang Penguasa

Sebuah cafe malam begitu ramai serta banyak pengunjung di sana. "Selamat malam para pengunjung VIP di Cafe Shangri-La. Kalian pasti sedang menunggu seseorang untuk menghibur kalian, bukan begitu?" Seseorang menuntun wanita muda tuna netra untuk duduk di panggung kecil untuk menunjukkan kebolehannya di depan para tamu.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status