Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Tapi di meja belajarnya, ada gambar baru yang belum selesai. Gambar itu menunjukkan lima orang di pantai, Papa, Mama, Kara, Mira, dan Alya. Tangan Mira memegang tangan Radit. Dan di sudut gambar, ada tulisan kecil dengan krayon merah, “Bayangan Papa sudah datang.” Radit merasa napasnya tertahan. *** Keesokan paginya, saat sarapan, Mira duduk di meja makan dengan sopan, memakai kaos longgar Kara yang kebesaran.
9.8113.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

"15 April 2019 - Ratri semakin menjauh. Aku tahu dia kecewa, tapi ini demi kebaikan semua. Proyek Penyelamatan Besar tidak bisa dilanjutkan. Terlalu berbahaya..." Gracya mengernyitkan dahi. Ini entri ketiga yang menyebutkan nama Bu Ratri dan proyek misterius itu. Sebelum dia sempat membaca lebih lanjut, suara langkah kaki dan obrolan samar mulai terdengar dari koridor. Shift pagi sudah dimulai. "Pagi, Kak Grace!" sapa Mbak Yuni, salah satu perawat senior. "Lembur lagi?"
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Mahligai yang Ternodai

Mahligai yang Ternodai

Nazwa menoleh ke suaminya yang sudah berdiri di depan pintu hendak masuk. Reza tertawa. "Kamu ngapain masih aja bengong? Ayo masuk. Risma udah nggak ada lagi." Nazwa tersenyum tipis. "Iya, Mas." Mereka berdua pun masuk ke dalam. "Nanti maghrib kita shalat, ya. Aku jadi imammu," ucap Reza ketika mereka sudah di kamar. "Kamu mau shalat, Mas?"
9.810.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

"Gue disini udah dari lima menit yang lalu. Tuh Ayah lo udah nyuruh mandi buat prepare jamaah." "Yaelah baru jam lima." "Anak gadis gak boleh mandi menjelang atau pun pada saat maghrib Mazaya!" Suara tegas namun lembut terdengar dari ambang Pintu. "Mau Ayah jelasin lagi tentang tiga waktu mandi menurut Islam?" "Makasih udah khatam Ayah, Mazaya mandi sekarang." Mazaya meninggalkan Sang Ayah beserta Saudara kembarnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

Mertuaku kali ini memaksakan senyuman. Dia tidak pandai sekali dalam bersandiwara. Aroma kebohongan menguar kuat di sekelilingku. Benar ternyata kata si Meti, wanita paru baya ini tahu sesuatu. Allahu akbar, allahu akbar … azan magrib berkumandang dari salah satu stasiun TV. “Tidak terasa sudah magrib saja. Bu, aku ikut solat, ya!” “Boleh-boleh, tentu saja.”
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 876 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Chandra bangkit dan berkata, “Maniso, aku harus berangkat ke Gurun Selatan dan cari tempat yang sunyi untuk meditasi selama beberapa hari. Biar siap menghadapi pertempuran selanjutnya. Tirtani, Ruby dan Erwin aku serahkan padamu.” Maggie ikut denganmu ke Gurun Selatan.” Chandra tercenung mendengar itu. Maniso dengan cepat menjelaskan, “Nggak bermaksud apa-apa. Maggie nggak ada kelebihan apa pun, tapi sejak kecil sudah mempelajari berbagai jenis sumber dan memiliki pengetahuan yang luas tentang seni bela diri di seluruh dunia.” “Dia bisa menilai dan mengetahui asal kekuatan lawannya dari gerakan yang digunakan. Maggie disebut sebagai Ensiklopedia Seni Bela Diri Kuno.”
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44.7K kali sebagai mandi pas maghrib
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Istri Pilihan Ibu

Istri Pilihan Ibu

Saat ini ia hanya membutuhkan tempat untuk menenangkan dirinya. Saat matahari hampir tenggelam di batas cakrawala, sampailah Gemi di pinggir jalan raya Solo Jogya. Jalan raya lebar dengan kendaraan yang ramai berlalu lalang. Dari kejauhan terdengar bacaan Asmaul Husna dari masjid sekitar yang menandakan akan masuk waktu Maghrib.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

"Oh iya, kalau saya yang minta kartu nama Mas, boleh tidak?" "Oh, boleh-boleh. Ini, Mbak," Rama menyerahkan kartu namanya tanpa berpikir panjang. Malam itu di mes, saat mata Rama baru saja akan terpejam, ponselnya bergetar. Sebuah pesan dari nomor baru masuk ke layar. *“Malam Mas, ini nomor aku, Elma. Save ya Mas.”* Rama menghela napas, lalu mengetik balasan singkat, *“Oh iya Mbak, saya save ya.”*
246 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Pesona Ustaz Gundul

Pesona Ustaz Gundul

"Eh, nggak perlu. Aku ke sini cuma mau menyampaikan kalau ba'da Magrib nanti ada kajian Al Qur'an. Kalian bisa ikut?" "Eh, bisa, Mbak. Kami akan nyusul ke sana," sahut Gina yang menghampiri Nayya dan Maryam di depan pintu. "Waktu makan malam spesial untuk hari ini ada dua pilihan, sebelum waktu Maghrib tiba atau mau ba'da Isya sekalian?" tanya Maryam. "Nanti saja, Mbak. Kami masih kenyang." Nayya yang menjawab. "Baiklah kalau begitu, Dek Nayya, Dek Gina, aku duluan ya."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Diary Istri CEO

Diary Istri CEO

Kembalinya rasa nyaman saling melengkapi itulah yang dirasakan oleh Rahman. *** Ibu Reta sudah selesai masak. Waktu Maghrib pun tiba. Mereka menyantap makan malam bersama setelah salat Maghrib berjamaah. Mbok Darsih membantu Bu Reta untuk mengambilkan alat-alat makan.
1034.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mandi pas maghrib
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status