Dosen Duda Kesayanganku
Nara mendekat ke arah anak delapan tahun itu.
"Sakha sarapan dulu, yuk." Nara menyunggingkan senyum.
"Ntar deh, belum laper," balas Sakha masih sambil asik menyusun lego.
Nara tak memaksa. Satu yang ia syukuri, Sakha sudah mau berangkat sekolah setelah sebelumnya pernah sekali membolos. Nara dan Argan mengantarnya bersama ke sekolah. Mereka juga berbicara dengan Riana terkait kasus bullying yang menimpa Sakha. Riana berjanji untuk menghimbau para murid maupun orang tuanya agar menghindari bullying. Nara membacanya di grup w******p yang dibentuk Riana. Ia meminta para orangtua agar menasihati anak-anaknya agar tidak mem-bully anak lain.