Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata
Suara Chika terdengar manja, serak lembut, seperti baru saja selesai berhubungan di ranjang.
Kata-kata yang sudah siap keluar langsung menguap begitu saja di tenggorokanku.
Aku mencubit lenganku keras-keras agar sadar, lalu berkata dengan tenang dan dingin, "Aku Sania. Aku mau bicara sama Yohan."
Suara di seberang terhenti sesaat, lalu nada Chika berubah jadi genit dan lembut.
"Oh, adik iparku. Yohan lagi mandi, barusan keringetan. Jadi sekarang kayaknya nggak bisa diganggu."