Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Kembar

Mati Kembar

“Apa, Sayang? Mama dari tadi nyariin kalian lho, tapi nggak ketemu-ketemu. Bukannya kita jadi main petak umpetnya?” “Bener kata Andin, Sayang. Tadi kami cari ku ke mana-mana tapi nggak ada,” ucap Beni tiba-tiba datang bersama Andita. “Beneran, Sayang. Tadi aku ikut main lho sama kalian.” Aku mencoba meyakinkan mereka bahwa aku yakin dengan pembicaraan barusan. “Jadi, tadi Mama main petak umpet sama siapa?” “Siapa lagi yang main petak umpet selain kami, Sayang?”tanya Beni terlihat panik dan penasaran.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as mata kodok
Read
+Library
Koma

Koma

tanyaku. "Emmm, orang tuaku bilang itu terjadi karena aku kekurangan vitamin..., vitamin..., ya pokoknya itulah," Rimba terlihat agak kesal karena gagal mengingat jenis vitamin. "Kenapa enggak dicat warna hitam aja?" penyakit kepoku mencapai stadium 4. "Kata orang tua ku enggak boleh, alasannya juga enggak jelas." Aku mangut-mangut mendengar penjelasannya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as mata kodok
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Tak lama, pesanan datang — nasi campur Bali lengkap dengan sambal matah dan sate lilit. Ziva mencicipi satu suapan, lalu matanya melebar. “Pedasnya mantap banget. Tapi enak.” Reza tertawa pelan. “Kamu kayak baru nemu cinta pertama aja.” Ziva melirik tajam. “Kan cinta pertama aku, kamu"
102.1K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as mata kodok
Read
+Library
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Mbah Parjo melihat Pak Bachtiar dan Cyntia berjalan keluar pagar rumah dengan tatapan dalam dan senyuman kecil. Sebuah sekolah SMA di pinggiran kota yang dituju. Sebuah sekolah berbasis agama yang semua siswa perempuannya memakai kerudung. Menurut Cyntia, anak-anak sekolah SMA yang sekolah disitu sangat mungkin masih virgin karena pendidikan agamanya ketat. Oleh karena itu, Cyntia ingin mencari mangsanya disitu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as mata kodok
Read
+Library
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

Malati menjawab seperlunya. “Kakak?” tanya Aldino makin penasaran. “Iya. Kakak senior tingkat empat, Pak,” jawab Malati singkat. Tatapannya kembali pada seekor katak yang meloncat ke atas bunga teratai. ‘ya elah, Malati, emang wajahku lebih jelek dari kodok buduk. Kenapa lebih asik menonton kodok. Emang pangeran kodok yang ganteng,’ batin Aldino kesal.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mata kodok
Read
+Library
lantai tiga belas

lantai tiga belas

> Seorang anak. Anak laki-laki, sekitar usia 10 tahun, dengan mata terbuka lebar. Di dadanya tertulis kode: #EKSPERIMEN-01. Anak itu berbisik lagi, lemah, “Kalau kalian matikan dia... kami semua ikut mati…” Fara dan Sinta saling pandang, bingung. Hilda mendekat, wajahnya penuh luka, tapi pandangannya tajam.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as mata kodok
Read
+Library
A SPY IN LOVE

A SPY IN LOVE

Sambil menahan ngantuk, aku terus mengingat makna dari kode-kode ini. "Nomor-nomor apa ini?" heran Manda. "Hanya ada angka satu dan nol." [ 01010011 01001111 01000110 01010100 01000101 01010010 ] "Semua angka ini mewakili enam buah huruf," jelasku. Aku berusaha mengingat sesuatu yang pernah aku pelajari. "Ini huruf S, ini O, ini F," kataku.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as mata kodok
Read
+Library
KAKEK TUA itu SUAMIKU

KAKEK TUA itu SUAMIKU

jawabku malu-malu. "Kodoknya udah cantik tanpa pakai baju kayak gitu. Elangnya udah siap nih, kodoknya gimana?" "Kodok juga siap." ***
9.719.6K viewsOngoingAdded to Library 432 Times as mata kodok
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

tanyaku tajam. Dulu saja aku tak pernah suka padanya, apalagi setelah Bastian meninggalkanku demi dirinya. Kini, berdiri di depannya… aku bahkan tak bisa memaksakan senyum. Sarah berjalan santai mendekat. “Masukkan saja kodenya. Kode Rangga itu membosankan, selalu 0717, ulang tahunku!” Dadaku mendadak sesak. Semua kode Rangga memang 0717.
28.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mata kodok
Read
+Library
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

sahut Kiman. “Kira-kira apa yang bikin mereka pergi?” tanya Pak Diko sambil menahan sakit lengan kanannya di bekas gigitan zombi. Sementara mayat hidup yang mengigitnya itu masih berupaya masuk dari kaca buram yang mengarah ke koridor tengah.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as mata kodok
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status