Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Panas Suami Dingin

Sentuhan Panas Suami Dingin

ucap Aesya sembari memutar bola mata secara jengah. "Jangan sia-siakan Pak Mamat cuma demi ketemu opet, Kak. Pasyipassyipa … syipasyipa syipapapa …," ucap Ziea di mana di akhir kalimat dia menirukan bahasa opet di dalam salah satu animasi kesukaannya.
9.71.1M viewsCompletedAdded to Library 24.6K Times as mata kunang kunang
Show Reviews (99)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe reiga dingin tapi nggak terima zeia udah punya pacar yaa...... seruuu banget kak cacaa🫰🏻
Read All Reviews
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

katanya lembut, meletakkan nampan di meja kecil di sebelahku. Aku mengangguk pelan, tapi tak segera mengambil sendok. Mataku tetap tertuju ke luar jendela, menatap kosong ke halaman belakang yang ditumbuhi rumput liar. "Masih nggak ada kabar dari Adrian?" tanya Mama, ragu. Aku tidak menjawab. Hanya gelengan kecil yang aku berikan. Aku tak ingin membahasnya lagi, tapi juga tak bisa berhenti memikirkannya. Nama itu terus memukul-mukul dinding benakku.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Mamat : duhh neng, sempit bener, panas lagi Sarah : ouh penuh banget bang rasanya, pelan ya Mamat : goyang pelan dulu (menggerakkan kontolnya maju mundur) Sarah : ssshhh ooohh ennak bang… Oukkhh ahh Mamat : abang entot ya sekarang Sarah : ookkhh oohh ohh ahh pe pelan ahkk
1021.8K viewsOngoingAdded to Library 501 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
Penakluk Wanita

Penakluk Wanita

Ia pun memandang ke arah pemandangan di luar sana dengan hamparan hijau rerumputan dan gunung yang terlihat jauh di sana. “Amazing,” gumam Matt saat mellihat pemandangan indah di sana. “Nak.” Panggil Cecep, membuyarkan lamunan Matt. “Oh, ya.” Matt tersenyum. “Siapa tadi namamu? Abah sulit mengucapkannya.” “Matt, Ba..h” Matt pun sulit mengucapkan panggilan pada kedua orang tua Nina. “Oh, Mat. Tetangganya Abah di sana juga ada yang namanya Mamat.”
9.98.2K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
Pengantin Pilihan Raja

Pengantin Pilihan Raja

Mataku dibuat membulat dengan lebarnya, saat melihat ada banyak sekali cahaya seperti bola-bola yang melayang di langit sampai ke tanah dan hinggap di pepohonan seperti kunang-kunang. "Hari lahirnya Utara yang baru, semua orang akan memberikan cahaya mereka pada tanah Utara." Penjelasan yang membuat aku mengangguk-anggukan kepalaku dengan sendirinya. Dia tersenyum lagi. "Dan ini adalah cahayaku!" ujarnya, mengeluarkan sesuatu dari dalam tubuhnya. Ke telapak tangannya, cahaya berwarna merah terlihat begitu indah menyala-nyala seperti kobaran api.
9.214.4K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

“Gimana masalah bulan madunya. Berapa kali laki elo naik?” “Bulan madu.. sama aja seperti orang lain, enak dan rasanya dunia milik berdua. Susah dilukiskan sama kata-kata. Jadi kita lukiskan lewat sentuhan, hehehehe..,” cerita Aruna tertawa kecil ketika dilihat semua temannya serius melihatnya. “Ah, dasar pelit.., cerita aja nggak mau. Maksud gue, waktu Lukman tembus perawan lo, lebih banyak sakitnya apa enaknya?” tanya Sari serius.
910.6K viewsCompletedAdded to Library 362 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

Ia berharap Mamanya tidak akan curiga dengan apa yang di katakannya. "Oh begitu, Mama cuma mau bilang kalau nanti dua hari lagi Mama mau ke rumahmu. Mama kangen sama kalian berdua," kata Sang Mama dengan suara terdengar antusias. "Mampus!” bisik Bara dengan cepat. "Apa, Bar?" tanya Mama. "Oh nggak, tadi ada tikus lewat di pojokan. Oh Mama mau ke sini ya? Wah! Nggak sabar ketemu Mama. Bara juga kangen sama Mama," ucap Bara dengan suara senang.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

Karmila dengan gugup, lekas-lekas turun. “Kamu kenapa, sih?” tanya Dirga, “nangis sendirian di atas pohon kayak monyet kehilangan induk?” Karmila menyenggol Dirga. “Sialan, kamu! Masa aku disamain sama monyet?” “Emang enggak ada tempat lain yang lebih elegan, ya, selain di atas pohon? Apa kamu lagi cosplay jadi kuntilanak? Eh, tapi, mana ada kuntilanak botak?”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

“Tempat ini sepi. Sebaiknya kita bersenang-senang! Wanita ini lumayan juga.” “Keterlaluan, lepaskan!” Alina kembali memberontak. Namun, mereka tak menghiraukan, mata mereka menatap lapar, lidah menjilat-jilat seolah melihat hidangan. “Menjijikkan! Pergi kalian, dasar bedebah!” teriaknya lagi. Sebuah tamparan keras mendarat di pipinya, meninggalkan bekas kemerahan dan rasa panas yang menjalar.
929 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
Paku Emas di Kepala Istriku

Paku Emas di Kepala Istriku

𝑀𝑎𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑏𝑒𝑟𝑝𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑘𝑖𝑡𝑝𝑢𝑛 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑤𝑎𝑗𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑛𝑎𝑘𝑢𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑖. 𝐾𝑒𝑛𝑎𝑝𝑎 𝑑𝑖𝑎? 𝑇𝑖𝑑𝑎𝑘𝑘𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑎 𝑡𝑎𝑘𝑢𝑡 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎� ��𝑘𝑢?
102.3K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as mata kunang kunang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status