Akhirnya Kumenemukanmu
Ingatanku kembali menyusuri kenangan saat Mas Yudha dengan lembut dan penuh kasih mengajari Caca membaca huruf Hijaiyah yang menempel di dinding kamar.
"Ini alif," ujar Mas Yudha sambil menunjuk huruf alif dengan pensil.
"Aip," ucap Caca menirukan gerakan bibir Mas Yudha. Bibir yang masih belum bisa mengucap sempurna itu sepertinya kesusahan menirukan apa yang diucapkan Mas Yudha.
"A," ucap Mas Yudha lagi.
"A."
Dengan semangatnya Caca menirukan apa yang diucapkan Mas Yudha. Matanya yang dihiasi bulu mata lentik itu tak henti melihat bibir Mas Yudha saat mengucapkan huruf Hijaiyah itu.