Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

“Murid mengerti, Tetua.” Tetua itu menunjuk ke sisi barat aula dengan tongkat pendek miliknya. “Lihat papan besar di sana. Itu Papan Misi.” Xu Ming menoleh. Di dinding barat, terdapat semacam papan batu hitam raksasa yang dipenuhi ukiran formasi. Di depannya terpasang banyak plat logam, disusun rapi berdasarkan warna dan urutan bintang: dari bintang satu hingga bintang tujuh. Tiap plat tertulis informasi ringkas: Judul Misi, Tingkat Kesulitan, Syarat Kultivasi, dan tentu saja... Hadiah Poin Kontribusi Dao.
1015.5K viewsOngoingAdded to Library 572 Times as materi tanda baca
Read
+Library
Dosenku Penyembuh Lukaku

Dosenku Penyembuh Lukaku

"Materi yang mana? Coba aku lihat." Mahasiswa tersebut berlutut dan membuka bukunya sambil menunjuk materinya. Eva membacanya sekilas lalu mengangguk. "Oh ... untuk memahami materi ini, kamu harus tahu dulu pengertiannya. Jadi, ini tuh menjelaskan tentang ..."
102.0K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as materi tanda baca
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Di sebelah kertas itu, dia meletakkan sebuah pulpen tinta hitam. "Baca itu baik baik, Ki. Terus tanda tangan di atas materainya," ucap Satria dengan wajah yang dibuat seserius mungkin, persis seperti penagih utang bank.
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as materi tanda baca
Read
+Library
Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Tidak lupa tertera materai di bawah tanda tangannya, yang membuktikan bahwa surat itu kuat dan resmi. “Memangnya ini surat apa sih sayang?” Tanya Mas Afif setelah ia menandatangani semuanya. Sepertinya ia curiga karena terlalu banyak surat yang harus ia tanda tangani. Kira-kira Itu surat apa ya? Bersambung
103.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as materi tanda baca
Read
+Library
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

Tanpa menunggu jawaban ia meraih selembar dokumen dan menunjukkan di depan Nurul. “Itu laporan hasil tes kepribadian. Coba baca baik-baik. Baca baik-baik!!!! Masa’ kalian nggak perhatiin catatan sepenting ini biarpun sudah ditandai. Mata kalian buta? Atau itu kongkalingkong busuk kalian, hah??!!”
7.1K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as materi tanda baca
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Ini, papan yang besar, kau bisa lihat ada celah kecil? Di sini ada papan nama kecil yang punya nama bahan-bahan. Nantinya kau letakkan papan kecil ke papan besar. Buat dia berbentuk seperti daftar bahan. Ini bahan-bahan yang mau kau gunakan.” “Di jam sarapan dan makan malam pada hari itu,” anggukku. “Tulis dengan kuantitasnya pakai spidol. Kau bisa hapus tulisan spidolnya kalau mau pakai bahan yang sama di hari berikutnya. Cukup mudah, kan?” Dhiena masih terlalu tercengang. Mika juga terpukau melihat papan itu. “Tunggu,” Dhiena berhasil bicara. “Aku tidak mengerti. Apa fungsinya?”
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 641 Times as materi tanda baca
Read
+Library
Rest Area

Rest Area

"Potong leher aku, Bu, kalau ingkar janji." Ibu mengangguk-angguk. Sedangkan Januari kini mengeluarkan kertas dan bolpoin, menuliskan sesuatu di sana. Lalu, tiga buah materai yang sebelumnya ia jilat, kini tertempel di atas kertas itu. Jorok banget Januari! "Dibaca dulu, Bu. Nanti ditanda tangani."
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 269 Times as materi tanda baca
Read
+Library
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Sasa yang paham dengan sahabatnya segera memperlihatkan catatan bukunya. "Materinya tentang bab ini," bisik Sasa lirih. Adinda yang hanya melirik sekilas pada buku catatan milik Sasa langsung paham dengan materi itu. Adinda bergegas maju ke depan kelas dan menerangkan materi pada teman-temannya. Untung saja Adinda pintar, jadi meskipun tidak memperhatikan Pak Prof tetap bisa menerangkan materi ini pada teman-temannya.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 350 Times as materi tanda baca
Read
+Library
Dendam Sang Billionaire

Dendam Sang Billionaire

Bahkan, lebih baik dia tidak pernah mendengar hal tersebut. “Kenapa kau menangis? Bukankah kau ingin tahu keberadaanku? Sudah cukup bukan jawaban itu? Sekarang pergi dan hapus air mata bodohmu itu.” Matthew mengambil tumpukan dokumen yang harus dirinya periksa. Tak lupa dia juga membubuhkan tanda tangan di beberapa dokumen yang harus disetujui.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as materi tanda baca
Read
+Library
His Obsession

His Obsession

"Kenakan pakaianmu dan lekas pergi dari sini." Suara tegas dan rendah itu tidak bisa membuat siapapun yang mendengarnya untuk berkata tidak. *** "Tuan Mark, ini dokumen yang harus anda tanda tangani." Pedro menyerahkan selembar kertas yang ia sebut dokumen. Mata dengan iris sekelam malam itu menatap sekilas dan membaca abjad disana. Menitik setiap poin penting yang dirasa menguntungkannya, sebelum akhirnya ia membubuhkan tanda tangannya disana.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as materi tanda baca
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status