Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAS, KAWIN YUK?!

MAS, KAWIN YUK?!

“Mau ya? Saya suapin deh biar kitanya keliatan tambah romantis..” Jika tawarannya super duper menggiurkan begini, Cinta harus jawab apa dong?!
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
Bodyguard sang Pewaris Cantik

Bodyguard sang Pewaris Cantik

“Apa kamu tidak bisa mendengarkan perkataanku, Mau? Aku hanya benci melihatmu bersedih hanya karena Jevan.” “Tapi, juga cuman Mas Jevan yang bisa membuatku tersenyum, Rion.” “Kamu salah, Mau.” “Ah sudahlah, aku sibuk.” Setelah mengatakan itu, Maura langsung pergi begitu saja meninggalkan Rion yang hanya bisa bernafas pasrah. Maura adalah Maura. Gadis yang sangat keras kepala. Entah harus dengan cara apa Rion menjelaskan kepada anak bos nya itu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Mengumrohkan Ibu

Gara-Gara Mengumrohkan Ibu

sergah Bu Kamila. "Itu keasinan, Ma. Mama kasih garam berapa banyak, sih?" protes Reno. Bu Kamila menatap Reno dengan sorot mata tajam. Jelas sekali kalau wanita baru baya itu marah dan kesal pada Reno yang memberikan komentar buruk pada makanan yang sudah susah payah ia masak. "Mama tadi cuma kasih garam sedikit. Lauknya masih bisa dimakan, kan?" omel Bu Kamila. "Kamu harusnya hargain usaha Mama dong! Mama udah capek masak buat kamu."
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 918 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
Mas Gege, I Love You!

Mas Gege, I Love You!

"Nah, paham, 'kan? Sekarang pamit dulu ke ... Aunty." "Ummi, Abi! Bukan Aunty!" "Ah, iya .... Yaudah cepetan," suruh Gerald. Aku tak bisa menahan senyumku melihat Gerald. Oh, apa aku tak salah lihat? Gerald terlihat begitu segar dengan pipinya semerah tomat! Hahaha! "Nggak usah senyum-senyum." "Apa?" Aku beralih menatap Revi dengan sorot tak suka. Apa mau laki-laki ini?
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

sahut Mas Wawan yang sepertinya agak kesal kepadaku. "Gimana nih cara membukanya?" tanyaku lagi. Aku bingung bagaimana membukanya karena kotak ini bukanlah kotak biasa yang bisa di buka tutup dengan mudah. Aku memperhatikan kotak itu dengan seksama. Oh pantas Ibu tak bisa membukanya karena di kunci dengan gembok kecil berbentuk hati. "Oh pantas kamu terlihat santai aja Mas. Ternyata hanya bisa di buka pake gembok," celetukku yang kini paham mengapa kotak ini tak bisa di buka dengan mudah.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Kuharap dia gak baper dan salah menerima. Senyum tersungging pada bibir menantuku bersama sebuah anggukkan dan itu membuatku benar-benar lega. “Makasih, Ma.” “Maafin kalau Mama jadinya bawel, ya, Jingga. Yang Mama tahu, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kamu tak kalah cantik sama Misye.” Jingga terkekeh, kedua netranya menyipit. Lalu anggukkan menyertai detik-detik berikutnya.
10117.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Tanganku mengelus pelan rambut coklatnya dan dia terlihat lebih tenang. “Lu ... luna. Bo ... bolehkah kami memanggilmu ... Mama?” Tanya Maro begitu tiba-tiba membuatku tersentak. Mama? Anak itu ingin memanggilku Mama?! Aku terdiam menatap mata coklat terang Maro. Merasa bingung dengan jawaban apa yang harus aku berikan padanya.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
Gus Fa...?

Gus Fa...?

Aku yang sedang di bopang Fina melirik. "Muntah di sini sayang." Gus Fa berlari menyerahkan tangannya. "Em…. " Ning Zulfa menggeleng tapi sudah tak bisa di tahan dan akhirnya.... "Samian mboten jijik tah?" "Gaklah sayang, tapi di gaji dulu dong aku dengan ciuman." "Malu mas banyak santri lalu lalang." Jawab Ning Zulfa malu-malu. "Yaudah nanti aja di dalam mobil." Sergah Gus Fa. Ning cantinya mengangguk sambil tersenyum malu. Gus Fa membersihkan tangannya yang penuh dengan muntahan istri tercintanya.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
g a d i s

g a d i s

Dan kurasa Vela nyaris menjerit kalau saat ini dia tidak ingat dimana dia sedang berada. “Hey tadi gue udah bersikap Natural kan? Gue nervous banget sumpah!!” tanya Vela pelan pada ku begitu dokter itu pergi untuk bersalaman dengan rekan tim yang lain. “ Ketara banget please... wajah lo sekarang aja udah semerah tomat gue yakin bentar lagi tu muka bakal meledak sangking merahnya,” Ucap Gadis santai.
9.72.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Muda Mas Gani

Menjadi Istri Muda Mas Gani

ujar Gani dengan senyum penuh misteri. “Hmm ... dalemnya? Udah liat dan rasain banget. Dua kali malahan,” ucap Maura dengan nada serius dan kemudian tertawa kekeh. Gani mencubit pucuk hidung Maura yang bangir dan kemudian ikut tersenyum. “Ternyata kamu itu lucu dan menyenangkan juga. Aku pikir kamu akan membuat aku kesal terus. Ternyata aku salah, Mau.”
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai mau ga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status