AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU
Cowok itu adalah perfeksionis tingkat dewa, sangat kritis, tidak pernah mau mengalah, dan seolah-olah standarnya selalu berada di langit ketujuh yang sulit dicapai manusia biasa.
Malam itu, di perpustakaan sekolah yang luas, megah, dan sepi, suasana seharusnya tenang dan damai. Namun, di sebuah meja panjang di sudut ruangan yang agak tersembunyi, suasananya terasa panas dan mencekam.
Meja itu penuh berantakan dengan kertas sketsa, buku referensi setebal batu bata, dan dua buah laptop yang layarnya menyala terang.
Hot Chapters