Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Invasi Beast

Invasi Beast

Albert ngelus tengkuk "Jadi gini, ada tangga bentuk huruf V, sama tangga yang kalau kalian injak salah satu anak tangganya—satu baris bakal goyang." "Di situ, ada rintangan panjat tali, lalu lintasan berkelok dengan lampu di kanan kiri, lorong sempit dengan leser yang akan ngejar, dan satu lintasan sensor—kalau kalian nyenggol, bakal ke-trap. Start dan finish-nya di ujung sana."
846 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as melangkah
Read
+Library
Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas

Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas

Kubuat Kamu Dan Selingkuhanmu Menyesal Part 36: Bukan Mimpi Rupanya "Gila benar!" Meli membuka sendalnya lalu berlari kencang sambil memegang sendal dan menarik ke atas bajunya. Dia tidak peduli dengan pengunjung lain yang lewat di lorong. Sesekali ada yang tersenggol. Dia tetap terus berlari dan tidak peduli. Napasnya ngos-ngosan, larinya laksana dikejar seekor harimau.
1021.9K viewsCompletedAdded to Library 633 Times as melangkah
Read
+Library
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Apalagi, saat bunyi langkah teratur berirama terdengar mendekat. Tak…tak…tak…. *****
9.81.3M viewsCompletedAdded to Library 26.3K Times as melangkah
Show Reviews (144)
Read
+Library
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Read All Reviews
Mimpi Cinderella

Mimpi Cinderella

Nah, ada, kan, nilai plus-nya? Oke, skip! Sekarang langkahku tepat berada di depan ruangannya. Kepala sudah kutegakkan dan memandang lurus ke depan. Melangkah mantap mirip team pengibar bendera 17 Agustus-an. Satu dua tiga empat Lima enam tujuh delapan Kiri kanan kiri kanan kiri kanan "Hei, kamu! Berhenti!" Sebuah suara bernada tegas memaksaku menghentikan langkah.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as melangkah
Read
+Library
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

Gaun merah tanpa lengan, sepatu hak rendah berjalan cukup cepat demi menyingkat waktu. Raut bingung tanpa rasa cemas terpasang nyata dengan sorot mata tak henti menatap ke segala arah. "Aduh! Perasaan tadi cuma jalan jalan sebentar. Kok bisa nyampe kesini sih?" "Pake ga inget segala, aku tadi belok kemana? Jalannya sama semua.." rengek Manda menekuk bibir, Srat.. Kakinya terhenti setelah melewati bayangan yang mengusik pandangan. Dengan sigap melangkah mundur seraya melirik ke arah lain,
1015.3K viewsOngoingAdded to Library 444 Times as melangkah
Read
+Library
Aku Ingin Pisah

Aku Ingin Pisah

Ia ingin beristirahat di kamarnya sendiri, bukan di sini. Helaan napas kasar terdengar saat ia hendak menaiki tangga. Tentu dengan kondisi yang lemah seperti ini, berat sekali harus menapaki anak tangga itu satu per satu. Kaki Melan melangkah pelan pada akhirnya. Tangannya berpegang erat pada sisi tangga. Namun, tiba-tiba saja tubuhnya kehilangan keseimbangan hingga limbung ke belakang.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as melangkah
Read
+Library
PERGI UNTUK KEMBALI

PERGI UNTUK KEMBALI

Aku melangkah begitu cepat hingga Zein mengikuti setengah berlari. “Aku belum beli crayon warna, Bun.” Suara kecilnya memprotes. “Next time, okay. Bunda sedang buru-buru.” Aku masih melihatnya berjalan pelan di belakangku saat Zein meneriakkan ucapan terima kasih padanya. Semoga antrian di kasir tidak padat sehingga aku punya waktu untuk menghilang secepatnya. Sayangnya harapanku sia-sia saat tak satu pun jalur kasir kosong tanpa konsumen. Dengan mudahnya ia ikut mengantri di belakangku, meski tak berusaha untuk bicara apa pun.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as melangkah
Read
+Library
Scarred Hearts

Scarred Hearts

Annanda. Arion melangkah sempoyongan untuk menghampiri sosok itu. Tinggal dua langkah lagi, namun, kaki Arion terasa lemas seperti jeli dan ia pun terjatuh. Menahan rasa sakit, ia mengerang lemah sebelum kesadarannya perlahan hilang.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as melangkah
Show Reviews (59)
Read
+Library
Buah_Kaktus
Hebat Alisya, walau model ternama akan tetapibketika menikah bersedia meninggalkan pekerjaannya. Mempunyai anak yang lucu, Arion dan bayi mungil yang baru saja lahir, lucu n gemes bacanya... keluarga yang tampak harmonis, tapi bagaimana konflik selanjutnya kah .. semangat Thor
Ratna Fa
Yang jadi korban pasti anak-anak ya kalau kedua orang tuanya seperti mereka. Semoga aja semua akan membaik terutama anak2nya. cerite tentang rumah tangga tidak akan pernah ada habisnya ya Kak. Selalu seru dinikmati. Alurnya bagus, suka aja sama penuturan detail setiap bab.
Read All Reviews
Sejuta Untuk Sekali Menyusui

Sejuta Untuk Sekali Menyusui

seru Rangga, entah mengucap mantra, atau menyemangati dirinya sendiri. Jihan terkekeh pelan. “Iya, Nak. Ba ba ba... yuk jalan ke Bunda, yuk?” Langkah pertama—ragu, gemetar, lalu... maju satu kaki. Langkah kedua—sedikit oleng, tapi tidak jatuh. Langkah ketiga... “Eh! Eh! Eh!” Rangga menjerit antusias dengan gaya yang cuma bisa dipahami bayi dan Tuhan.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as melangkah
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Raymond melangkah maju. Satu langkah. Lalu satu langkah lagi. Sepatu kulit hitamnya menghantam lantai batu andesit berwarna abu gelap. Tok. Tok. Tok. Setiap langkahnya terdengar begitu berat. Sorot matanya tidak pernah lepas dari pria itu. "Dengarkan aku baik-baik." Suaranya kembali pelan. Namun kini jauh lebih mengancam.
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 303 Times as melangkah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status