Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perfect Game

Perfect Game

Ehh tapi bentar Apa itu Ledakan Imajinasi? “Ledakan imajinasi adalah sebuah skill spesial yang digunakan untuk mengurung dan mendapat buff untuk diri sendiri” jawab Lan dari samping yang sedang membaca
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Ellie melontarkan pertanyaan dengan bahasa Jerman yang sedikit terpatah-patah. "Mir geht es gut. Aber ist das nicht zu einfach? Ich wünschte, der Satz wäre schwieriger." (Aku baik-baik saja. Tapi bukankah itu terlalu mudah? Aku berharap kalimatnya lebih sulit.) "STOP!" Ellie mengerut marah mendengar kalimat rumit itu. "Jangan secepat itu!"
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

Hatinya seolah-olah disayat dengan pisau. Dia mengangkat wajah mungilnya sambil berkata, "Bukan aku yang dorong Kakek. Aku nggak pernah melakukannya, aku nggak salah, juga nggak perlu renungkan kesalahan di sini." Lisa berusaha untuk bangkit, tetapi tubuhnya sangat lemas dan dia tidak sanggup bangun. Gavin mendengus dingin. "Lisa, lempar batu sembunyi tangan, kamu memang hebat dalam hal ini. Tapi, aku nggak akan percaya pada omonganmu lagi!"
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

ketus Lintang seraya mengelus pipinya yang terasa panas. “Itu salahmu, dasar pemuda tidak tahu diri, coba ingat kembali kata-katamu,” ucap Kelenting Sari dengan nada kesal. Lintang pun mencoba mengeja kembali kata-katanya, ‘Baik, tapi kau jangan menyerangku saat telah dibuka, Jika tidak, …’ Lintang berhenti ketika sampai dikata ‘Jika tidak,’. “Sial, aku memang salah berkata,” ucap Lintang mengumpati dirinya sendiri.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Lalu dia bertutur, "Ibu nggak perlu khawatir. Aku sudah terbiasa menghadapi orang mulut jeber." Dinanti mengangkat alisnya. "Apa itu artinya?" "Mulutnya nyinyir." "Bahasa mana?" "Melayu Pontianak. Kak Falea dan Kak Andara sering ngomong jeber. Aku ikut-ikutan." Dinanti menyunggingkan senyuman. "Kalau ucapan mereka terlalu nyelekit, balas aja. Ayah nggak akan marah kalau kamu membela diri, dari orang-orang menyebalkan itu."
10984 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Jebakan Pernikahan CEO Dingin

Jebakan Pernikahan CEO Dingin

Ia tahu pasti arti kata "bereskan" "Jahat kau, Bang! Berikan ponselmu!" Mentari berusaha merebut ponsel Anton, namun Anton tidak membiarkannya. "Percuma Nona. Tuan sudah memerintahkan," tandas Anton. "Arya!!!" jerit Mentari diiringi isakannya. Tangisnya semakin menjadi-jadi ketika kedua teman Anton melempar Arya ke sungai di samping gang sempit tersebut. "Keluarkan aku dari sini! Keluarkan aku! Arya!!!"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Untuk membuatnya buka mulut, Angga tidak sekedar memberikan penawaran, tapi juga bukti konkret aib dari kakak tirinya itu. “Lo jangan asal ngomong ya! Awas lo!” ancam Melani. “Awas? Awasin lo, maksudnya?” balas Melati dengan gaya centilnya. “Dari ekspresi lo aja, gue tahu kalau apa yang barusan gue bilang itu bener, ‘kan?” “Tutup mulut lo!”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Diceraikan Suami, Dipersunting Sultan

Diceraikan Suami, Dipersunting Sultan

jawabnya dengan lantang Melati tersenyum menyeringai, “Kenalkan… Saya Melati! Saya…” “Assalamualaikum…”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Buang

Istri yang Kau Buang

Seketika ingatan Sofia kembali pada masa saat-saat pertemuan mereka yang pertama lima tahun silam. Sofia sedang berada di sebuah acara resepsi pernikahan salah seorang teman SMU. Ia yang saat itu datang sendirian, berdiri menunggu di salah satu sisi gedung sambil netranya memandang sekeliling mencari teman-teman yang lain. Namun setelah sekian lama, orang yang ditunggu tak kunjung datang. Sofia akhirnya melangkah menuju meja prasmanan dimana terhidang aneka makanan dan minuman. Saat akan mengambil salah satu hidangan yang tersaji, Sofia tak sengaja menumpahkan saus hingga mengenai pakaian tamu yang lain. Sofia merasa bersalah dan terus minta maaf. Karena akibat kecerobohannya, pakaian yang d
98.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai melontarkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status