Penyamaran CEO Tanaka
Tapi satu hal yang ia tahu pasti: malam itu, kebaikan terasa nyata.
Tidak berisik. Tidak dipamerkan.
Hanya menenangkan.
“Kebaikan sejati tidak menunggu tepuk tangan. Ia hidup dalam diam, tapi meninggalkan jejak di hati yang menerimanya.”
Dan malam itu, baik Maya maupun Adrian tidak tahu — mereka baru saja saling mencintai lewat cara yang paling murni: tanpa nama, tanpa syarat, tanpa janji apa pun.