Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as menyadari
Read
+Library
Memory

Memory

Namun, saat sampai di bibir pintu kamar mandi, terdengar ketukan dan suara Edlyn. "Ma! Sudah bangun?! Seragam untuk hari Rabu di mana, ya? Terus bandana warna hitamku kok nggak ada? Ma!?" Aku melorot dari punggung Aksara. "Bapak dan anak sama, tidak bisa menemukan barang milik sendiri. Oh, ya, Tuhan ...." desisku. "Ma! Mama, lihat earphone tidak?!" Suara Amanda ikut menyemarakkan dunia pagiku.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as menyadari
Read
+Library
Ternyata Aku Madunya

Ternyata Aku Madunya

My Husband “Sayang, maaf aku nggak bisa pulang dan menemani kamu besok. Aku ada urusan mendadak ynag harus aku selesaikan,” Pesan yang dikirim oleh Rama membuat Fina sedikit kecewa. Besok adalah jadwalnya cek kandungan, tetapi Rama mendadak tak bisa menemani dirinya. Ia berpikir, urusan mendadak apa yang harus diselesaikan? Apakah berhubungan dengan pekerjaan atau yang lainnya. Fina tak mendapat penjelasan mengenai hal itu. Bahkan tak ada panggilan tak terjawab dari suaminya. Fina berusaha menelpon suaminya, tapi sayangnya nomornya tidak aktif.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 430 Times as menyadari
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Bab 4 *Maksudnya Apa? "Ra, mana catatan belanjanya?" Tahu-tahu Mas Elman sudah berdiri di ambang pintu kamar Zila. "Catatan belanja?" tanyaku bingung. Otakku blank, karena dari tadi sibuk memikirkan nasib pernikahanku, yang sedang berada di ujung tanduk karena kedatangan Mbak Dita. "Katamu tadi, stock makanan kita habis?" Aku menepuk keningku sendiri, kenapa aku jadi pelupa begini? Padahal Mas Elman tadi minta catatan belanja.
1018.2K viewsCompletedAdded to Library 419 Times as menyadari
Read
+Library
Takdir Yang Membawamu

Takdir Yang Membawamu

"Aduh, jangan sampai Reni tahu tentang ini, karena kalau dia sampai tahu, mampus aku. Nanti dia bisa teriak-teriak nggak jelas lagi kayak kemarin. "Ya Tuhan ... Jadi seperti inilah rasanya ketika bibir ternoda. Manis sekali." Aku kembali memejamkan mata, akan tetapi seketika aku tersadar dan langsung menggelengkan kepalaku saat kembali membayangkan kejadian barusan. ------
106.3K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as menyadari
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Ia marah. Astaga! Benarkah? Segera kuraih ponsel di dalam saku celana, memeriksa isinya. Benar. Ada pesan darinya yang belum kubuka. Mungkin karena ku-setting nada diam jadi tidak ketahuan ada pesan masuk. [Belikan satu gelas kopi latte untukku di tempat biasa. Honey.] Disertai emot love. "Maaf. Aku lupa menyalakan nada deringnya. Jadi pesanmu–"
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as menyadari
Read
+Library
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

“Kau benar... bahkan jika Aku tak melihat ke smartphone-ku, Aku tak akan mengetahui tanggal berapa hari ini.” Kata Adrian mengakui perkataan Crona. Dia menyenderkan punggungnya pada kursinya, lalu melihat ke langit-langit. “Kenapa Aku tak pernah menyadari hal ini sejak awal? Padahal sudah beberapa hari berlalu, tapi kenapa baru kali ini Aku menyadarinya?” Aku bisa dengan jelas mendengar keluhannya. “Jika bukan karenaku, kau tak akan pernah menyadarinya sampai kapanpun.”
106.6K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as menyadari
Read
+Library
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

lanjutnya “Apa aku tidak salah dengar? Bukannya kamu ya yang tidak tahu diri? Kamu yang seharusnya malu, bukan aku.” Dahayu membalas ucapan Damara — dengan intonansi suara yang terlampau tenang, “Apa kamu tidak sadar? Kamu itu wanita murahan, Damara. Dan kamu sangat pantas dicap sebagai wanita perusak rumah tangga orang. Sadar, Damara! Kamu yang seharusnya sadar!” lanjutnya
3.3K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as menyadari
Read
+Library
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Namun di balik rasa sakit itu, ada kesadaran yang perlahan-lahan mengeras kesadaran bahwa waktu sedang habis. Ia menahan napas, mengerahkan sisa tenaga untuk tidak bergerak sembarangan. Telinganya masih berdengung, tapi ia bisa menangkap suara langkah menjauh, percakapan yang semakin memudar ke ujung ruangan. Mungkin mereka mengira ia sudah terlalu lemah untuk mendengar. Mungkin itu kesalahan pertama mereka.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as menyadari
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Fadli Mustofa, Mindfulness Educator Lokasi: Jalur setapak hutan pinus sekitar kompleks penginapan Tujuan: Melatih kesadaran penuh melalui langkah pelan dan senyap Menyadari suara-suara di dalam hati saat tidak ada distraksi Menuliskan satu kata yang muncul selama jalan hening Catatan Anya: Kata yang muncul: “Marah” Ia terkejut. Ia merasa dirinya belum pernah benar-benar mengizinkan diri marah setelah kepergian Rio.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as menyadari
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status