Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Tapi kenapa detak jantungnya masih berantakan? Matanya melirik ke arah kaca spion, di mana ia masih bisa melihat sosok Riri yang berdiri di parkiran dengan ekspresi penuh kemenangan. Senyuman miring perempuan itu masih melekat di benaknya, seakan menantang sesuatu dalam dirinya. "Miss you, Mr. Albino." Tiga kata sederhana itu menggema di kepalanya, menghidupkan kembali sesuatu yang selama ini ia kubur dalam-dalam.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
Air Mata di Hari Persandingan

Air Mata di Hari Persandingan

Apakah itu semua tak layak untukku, Allah, ataukah dia yang terlalu sempurna, lalu diriku yang terlalu hina? Aisyah menyeka airmata yang mengalir deras di pipinya, lalu ia pun segera meraih ponselnya yang tiba-tiba bergetar. "Assalamu'alaikum, Ma," ucap Aisyah menyapa mama mertua yang menghubunginya itu. "Ai, apa Bram nggak ada di rumah sekarang? Mama hubungin kok nggak direspon?" "Mas Bram keluar sebentar, Ma."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
Noda dalam rumah tangga

Noda dalam rumah tangga

Alka berjalan dua langkah ke depan, meraih kartu bank di sakunya, dan meletakkannya di atas meja, dekat dengan buku nikah milik Mira, "di dalam kartu ini, terdapat uang yang akan ku tambah setiap harinya. Kau gunakanlah uang itu! Sandinya 222222." Setelah mengucapkan hal itu, Alka membalikkan badannya, hendak keluar dari kamar Mira. Namun ketika tangannya telah berhasil memegang handle pintu, ia berhenti, membasahi bibirnya dengan tak nyaman dan berkata, "selamat malam, Mira." Lalu ia benar-benar meninggalkan Mira di malam pertama!
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
Wanita Malam Kesayangan Tuan Muda

Wanita Malam Kesayangan Tuan Muda

tebak Alayya sembari mengusap jejak basah di pipi sang wanita. “Aku tahu gimana perasaan Mama. Tapi, percaya sama aku, Mama pasti bisa lebih baik dari sekarang. Kalau Mama ngerti omonganku, coba gerakan mata Mama sekali.” Alayya menunggu dengan sabar respon yang dia minta. Ajaibnya, bukan hanya kedipan mata yang wanita itu beri, melainkan jemarinya bergerak membalas genggaman Alayya. “MasyaAllah, Mama aku hebat banget. Terima kasih ya, Ma. Kita akan berusaha keras buat Mama sembuh ya?” pekik Alayya senang dengan reaksi yang diberikan Nazila.
9.69.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai mim mati bertemu alif
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
wieanton
ya lbh aman untuk keduanya gk bertemu sementara waktu, satu sisi kasian alayya satu kasian jg khirsna jd lbh baik jgn bertemu aja. mau gmn pun khirsna dlunya ke ayya tp dia memperlakukan ayya baik gk seperti hidung belang pd umumnya, ayya jg begitu baik sm khirsna, gk mudah buat lupakan semua itu
Kania Putri
fix menang kayanya kematian ayya dalangnya si Oscar ini, duh Oscar gak ada jeranya ya apa yg disukai bosmu pasti kamu suka udah dulu nisa sekarang si ayya . hei mustika ratu drama napa lu syok ya pas tau siapa ayya sebenarnya wkwkw
Baca Semua Ulasan
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tapi terlanjur sudah lelaki itu memanggil dengan lantang. "Ada apa, Alif?" Balasan cepat Abizar membuat Alif menelan ludah. "Tuan Omar ...." Sengaja Alif menggunakan bahasa Indonesia, agar orang-orang yang mayoritas tidak bisa berbahasa Indonesia gempar. "Meninggal dunia. Di makam ibumu, Tuan. Semalaman beliau menangis di makam ibumu."
1013.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
OKB yang Kutagih Hutang Lewat Grup Keluarga

OKB yang Kutagih Hutang Lewat Grup Keluarga

Pandangan heran jelas terlihat tapi, aku tak mungkin mengatakan saat ini jika Arumi itu tidak gila. Mas Bayu makin menjadi. Pengaruh yang di buat Panji makin membuat Mas Bayu lupa untuk pulang. Aku hanya terus berdo'a untuk semuanya. Telfon berdering. Nomor tak dikenal. Ragu tapi akhirnya aku angkat. "Hallo, assalamualaikum." "Waalaikumsalam," suara dari sebrang sudah bisa kutebak. Ini suara Alif. "Alif kah?"
18.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Dia memang selalu menikmati setiap kesempatan untuk mempersulitku. Kakakku mencoba menengahi dan berdiri di depanku. "Bagaimanapun, kalian pernah jadi suami istri. Jangan menyulitkannya. Biar aku saja yang minum." Ini adalah anggur putih dengan kadar alkohol 50%. Kakakku minum segelas demi segelas, hingga wajahnya memerah. Pada akhirnya, dia tak kuat lagi dan muntah. Mark terlihat jijik. Dia buru-buru menjauh dan menyeka tangannya dengan saputangan.
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

tanyaku tajam. Dulu saja aku tak pernah suka padanya, apalagi setelah Bastian meninggalkanku demi dirinya. Kini, berdiri di depannya… aku bahkan tak bisa memaksakan senyum. Sarah berjalan santai mendekat. “Masukkan saja kodenya. Kode Rangga itu membosankan, selalu 0717, ulang tahunku!” Dadaku mendadak sesak. Semua kode Rangga memang 0717.
28.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 844 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
Menikah Muda

Menikah Muda

Aku cuma bisa nyengir sambil memamerkan senyuman maut, “Hehehe, aku cuma bercanda kok tadi, Tante.” Di mobil pulang, Mama bertanya, “Nas, tadi ngobrol sama Alif, nggak?” Aku menjawab santai, “Nggak bisa disebut ngobrol sih Ma, soalnya dia lempeng, kaku, dan introvert parah. Keknya nggak ada 5 kata yang keluar dari mulutnya, Ma” Mama tertawa, “Tapi ganteng, kan?”
9.812.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
KABAR PERNIKAHAN SUAMIKU

KABAR PERNIKAHAN SUAMIKU

Maretha berniat meninggalkan Alif saat tiba-tiba seorang gadis manis berhijab lebar berlari kecil menuju ke arah mereka usai menutup pintu mobilnya. "Alif!" teriaknya. Maretha yang melihat kejadian itu mendadak mengurungkan niatnya untuk berlalu dari hadapan sang kakak tiri. "Hai, Aisha," sapa Alif saat gadis itu sudah lumayan dekat. "Assalamu'alaikum, Lif," sapa gadis itu kemudian. "Wa'alaikumsalam, ada apa Sha?" "Enggak, itu cuma mau nanya. Hari ini kita jadi latihan praktek mata kuliahnya Profesor Gunardi kan?"
9.8380.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai mim mati bertemu alif
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status