Ayah Anakku Ternyata Musuhku
tanya Ethan.
Grace menatap kosong pada kaleng minumannya, seolah minuman itu bisa menghapus bayangan kelam yang mengganggu pikirannya. "Tidak pernah! Membunuh adalah mimpi buruk bagiku. Karena orang yang aku bunuh itu penjahat yang ada hubungan darah denganku. Dan pada akhirnya nasibku sama dengan para korban, aku bahkan sampai melahirkan seorang anak," jawab Grace dengan suara pelan, seperti berusaha menahan air mata yang hampir jatuh. Kenangan itu kembali muncul, bayangan kejadian yang tak ingin ia ingat, rasa sakit yang terlalu dalam.
Ethan menatapnya dengan tatapan yang penuh kebingungan. "Apa maksudmu?" tanyanya dengan suara yang semakin lemah.