A DEAL WITH COLD PROFESSOR
Saat keluar dari kelas, langit sudah mulai berwarna jingga yang meredup, tanda senja segera berganti malam.
Begitu sampai di parkiran, mataku langsung menangkap sosok Revan yang tengah duduk santai di atas motor sport hitamnya. Ia menunduk memainkan ponsel, tapi begitu melihatku, senyum lebarnya langsung mengembang.
“Lo nungguin gue, Van?” tanyaku sambil berjalan mendekat.
Revan turun dari motornya. Dari saku jaketnya, ia mengeluarkan sebuah amplop berwarna emas dengan motif timbul yang elegan, tampak mahal dan eksklusif.
Hot Chapters