Psycho Pathos
Luka yang baru saja dijahit beberapa jam lalu, sobek kembali dengan sebagian daging pipi ikut terlepas, menempel pada lembaran benang yang menjuntai.
“Mama mau mencoba makanan khusus yang kusiapkan?” tanya Liana sumringah. Matanya berbinar, melihat Namla memiliki semangat untuk berteriak.
Seiris daging mentah telah berpindah ke dalam mulut wanita itu, ia terpaksa memakannya walaupun isi perut memberontak, menolak makanan yang memiliki bau anyir menjijikkan. Potongan pertama telah habis ditelan Namla dengan susah payah, menyusul potongan kedua, dirinya sudah tak sanggup lagi bertahan. Wanita itu memuntahkan seluruh isi perutnya, diikuti pandangan dingin Liana.
인기 회차