Siap, Mas Bos!
"Lah? Salah gue di mana? Saran gue itu udah paling bener buat hubungan lo dan Pak Bos. Gak ada yang lain lagi! Toh, Kalian udah nikah ini, kan? Apa lagi yang lo takutkan?"
"Tapi--"
"Lagipula lo mau sampai kapan menghindari itu? Sampai kapan mau bikin Pak Bos puasa? Lo gak kasian sama dia? Dia pria normal, loh. Pasti punya kebutuhan dalam hal itu. Punya istri bukannya bukannya seneng, malah lo malah bikin dia puasa lama, bahkan lebih dari satu tahun. Kasian tahu. Nanti kalau si otongnya lumutan gegara gak pernah dipake? Lo mau tanggung jawab?"