Takdir Cinta
Devan pun ambruk di sisi tubuh sang istri seraya berbisik di telinga Nadya, “Terima kasih atas hadiahnya yang sangat indah ini, Sayang.”
Nadya menoleh ke samping sambil menganggukkan kepalanya dan balas berbisik, “Sama-sama, Cintaku. Aku hanya ingin kamu terus mencintaiku selamanya. Walaupun usia terus bertambah.”
“Tentu, Sayang. Kamu adalah Takdirku...takdir cintaku. Kita akan terus bersama untuk selamanya.” Devan lalu meraih tubuh sang istri ke dalam pelukan, masih dengan tubuh yang polos.
Hot Chapters