Dewa
Dia lalu naik ke pangkuan Enggar, duduk di sana menanti Intan mulai bercerita.
"Kau memang pandai bercerita," seru Enggar sambil menoleh ke belakang, Intan memutar langkahnya dia jongkok di depan Enggar. Leher Enggar pun kembali seperti semula.
"Pada tahun 2000 ada seorang pemuda yang amatlah mencintai dunia malam. Pemuda itu bernama Purnama, setiap siang dia tidur di pinggiran toko, tak jarang juga tidur di bawah jembatan kota. Parasnya rupawan, elok nian begitulah sebutan orang Melayu. Tapi dia sedih karena indahnya malam hanya digunakan sebagai pelampiasan waktu buta. Maksiat semakin tersebar di mana-mana. Dia jadi kesal tapi bagaimana pun juga dia tidak bisa melupakan keindahan malam. Ma
Hot Chapters