Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

kata Davi bingung. “Hahaha, bukan bokap gue. Tapi nyokap. Cuma udah lama tinggal di Indo, jadi ya udah bisa Bahasa Indonesia lancar,” jawab Narita sambil tertawa. “Hahahaha, pantes, gue kira lo Chinese awalnya. Ternyata keturunan Jepang ya.” “Hehehe, iyaaaa. Banyak yang ngira gue dan Yoshi Chinese.” “Eh iya, bulan depan kan Matari ulang tahun, kasih saran dong buat kadonya.”
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as niat m
Read
+Library
Bukan jodoh
Read
+Library
Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Ia balik berbisik. "Mas, tidak baik loh kamu makan dalam keadaan kotor dan berkeringat seperti itu, mandi dulu gih," kata Niami di seberang meja. Aku terhenyak, bisa-bisanya Niami berkata demikian pada Mas Nata depanku, sebetulnya maksud dia apa sih? "Tidak usah, kasihan anak-anak akan nunggu lama, lagipula aku tidak akan mandi jika Elia belum memberiku sesuatu," balas Mas Nata sambil mengedipkan sebelah matanya padaku.
1026.6K viewsCompletedAdded to Library 558 Times as niat m
Read
+Library
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Dengan suara yang tegas dan tidak terbantahkan, ia berkata, “Jangan bermimpi, Nadia! Itu tidak akan pernah terjadi. Ketahui posisimu dan jangan menginginkan posisi orang lain! Sekali pun Mariana tidak ada, kamu tidak akan pernah bisa menempati posisinya!” Nadia terkejut, namun kemarahan segera menggantikan ekspresi terkejutnya. “Kamu pikir kamu bisa menghalangi aku?” Nadia berteriak keras, tak terima dengan pernyataan Nate. “Kamu pikir aku akan diam begitu saja?! Aku bisa membuatmu luluh dan mencintaiku!” “Sudah cukup, Nadia!” Nate membentak, suaranya begitu keras hingga membuat Nadia tersentak mendengarnya “Kamu sudah melewati batas. Aku tidak akan membiarkan ini dengan mudah!”
1036.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as niat m
Read
+Library
Terbelenggu Cinta sang Pewaris

Terbelenggu Cinta sang Pewaris

Mia terdengar tak terima dengan kata-kata dari laki-laki yang dicintainya. “Well, apa aku memintamu?” Nate menantang perempuan yang sedang kesal di balik ponsel. “Kau boleh kembali ke Paris untuk bekerja.” Laki-laki itu tak mendengar jawaban dari balik ponsel. Ia berharap perempuan yang sedang menjadi lawan bicaranya akan kesal dan berhenti merengek ingin kembali ke Chicago. Padahal, jika perempuan itu berhenti merengek maka sang ibu akan mengomel.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as niat m
Read
+Library
Nisan Retak

Nisan Retak

"Apa yang bapak maksud?" “Terlalu banyak yang hilang, Nak. Keluargamu mungkin tidak sebersih yang kalian bayangkan. Dan batu nisan itu...” pria tua itu menunjuk dengan jarinya ke arah nisan retak, “itu adalah tanda dari sebuah janji yang tak terpenuhi. Sesuatu yang lebih besar daripada yang kalian tahu.” Amira merasa tubuhnya kaku, seolah baru saja diterjang badai. “Janji yang tak terpenuhi? Apa yang Bapak maksud?”
983 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as niat m
Read
+Library
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

Grup Misi Radian Gue lagi di jalan ni sama Afkar mau ke sana. Liham Bagus Afif Bagus Keenan 👍 Imam Lah ini grup Apaan? Liham Kemana aja Lo Mang?? Imam Habis Boker Afif Najis Radian Jis Liham Wow pentes bau tahi Imam Hahaha lagian Gue tanya mala balik tanya.terus kenapa si Afkar gak ada ? Liham Grup ini untuk bantuin si Afkar balikin ingatanya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as niat m
Read
+Library
Fitnah dan Dendam

Fitnah dan Dendam

13 Tahun Kemudian Seorang gadis keluar dari toko kue kecil milik ibunya, ia tersenyum kepada setiap orang yang di temuinya di jalan. "Ibu kemana sih? Masa ninggalin aku di toko sendirian," ucap Alina. Alina mengambil handphone di sakunya kemudian mengotak atik ponselnya, kemudian menelepon kontak yang diberi nama "ibuku"
2.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as niat m
Read
+Library
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

imbuh Ratna, dan dibenarkan oleh Helen. ​Sementara itu, di kediaman minimalis modern di klaster elite, Intan sedang duduk di tepi ranjang king size-nya dengan gelisah. Ponsel mahalnya digenggam erat di tangan yang gemetar. Sudah lebih dari dua jam ia mencoba menghubungi Anton, namun sang Jenderal sama sekali tidak mengangkat teleponnya setelah panggilan histeris pertamanya sore tadi.
11.9K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as niat m
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status