Lima Tahun yang Tiada Artinya
"Tuan, papan lukis ini Nyonya pesan khusus dari luar negeri, cuma ada satu di dunia. Sekarang malah Tuan injak sampai patah ...."
Dari telepon, suara benda yang hancur membuat dadaku terasa perih setiap kali mendengarnya.
Demi menikah dengan Derrick, aku yang waktu itu adalah mahasiswi seni, rela melepaskan mimpiku, menolak kesempatan belajar ke luar negeri. Baik kampus di luar negeri, maupun guru dan teman-temanku, semua merasa sayang dengan keputusanku. Namun, aku selalu yakin bahwa pilihanku waktu itu tidak salah.
Hot Chapters