KELAMBU MERAH JAMBU
A: Aku nggak tahu, ragu-ragu!
O'oooo, aku boleh jujur kan, kalau sebenarnya rasa gembira itu berasal dari memo yang kutulis untuk Kenzy. Ya, yaaahhh, karena pada akhirnya aku bisa memulai sesuatu yang baru. Baru dan lebih baik. Iya, kan? Ummm, well, jangan tanyakan apakah aku siap untuk menjalankan Buku Nikah kami! Itu, akan berarti sangat besar dan berat bagiku, sungguh. Eh! Oooh, ooohhh, my God! Pasti aku lupa menyimpan memo yang pertama tadi, kan? Biyuuuh, kenapa sesuatu yang bernama amnesia itu selalu datang di saat yang salah? Di saat aku harus memberikan masa percobaan pada Kenzy dengan setegas-tegasnya.
Bab Populer