Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rawi, Sang Jejaka Super

Rawi, Sang Jejaka Super

“Bapakmu hanya buruh tani kasar, kalau tidak ada pesugihan mana mungkin bisa membiayai kuliahmu di Universitas Manunggal yang mahal itu.” “Ya ya … benar!” “Kamu hanya sesekali terlihat di rumah, itu berarti kamu sedang mencari ilmu hitam di desa tempat pakdhe-mu tinggal.” “Naaahh … !” “Beberapa kami melihat cahaya-cahaya mencurigakan dari rumahmu. Kami yakin itu adalah hasil dari ilmu hitam yang kamu pelajari.” “Betul …betul!” “Dan anehnya cahaya-cahaya itu hanya ada ketika kamu berada di rumah. Selain itu, rumahmu sepi seperti tidak ada penghuninya.”
10811 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Tapi di dalam mansion yang sangat megah itu, ada sebuah ruangan yang sangat berbeda dari bagian lain. Ruangan gelap tanpa jendela, hanya diterangi oleh puluhan lilin merah yang tersusun dalam pola lingkaran di lantai. Asap dupa hitam mengepul dari beberapa tempat, menciptakan kabut tipis yang sangat mencekam. Bersambung
1046.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Baru kali ini, ketidakhadiran berandal tengil itu membuat dada Ruby terasa sesak oleh kecemasan yang tak beralasan. Di balik tembok pembatas pagar halaman, di dalam sebuah ruangan kerja yang didesain dengan gaya minimalis dan nyaris steril dari debu, Dimas duduk bersandar di kursi ergonomis berlapis kulit hitam. Ruangan itu redup, hanya diterangi oleh cahaya dari sebuah monitor lengkung berukuran besar yang menampilkan halaman sebuah platform novel online. Di layar tersebut, terpampang bab terbaru dari sebuah novel bergenre urban fantasy romantis. Penulisnya menggunakan nama pena yang sangat puitis: Kaca Bening.
1013.2K viewsOngoingAdded to Library 435 Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Dinding kacanya memantulkan cahaya putih yang terlalu terang, membuat rumah-rumah semi-permanen di sekitarnya tampak seperti latar film pasca-apokaliptik. "Sombong bener itu rumah," gumam Citra. Ia menyuapkan kerupuk kaleng ke mulutnya. Kruk. Kalkulator di kepalanya mulai berhitung otomatis. Lampu sorot luar, AC sentral yang pasti disetel di suhu kutub utara, belum lagi server Raka yang butuh daya setara satu kelurahan. "Itu meteran listriknya pasti lagi lari maraton," batin Citra sinis.
810 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Aroma sedap ketumbar dan bawang putih sedikit mengaburkan realita kelam mereka. Saat potongan tempe terakhir diangkat, cahaya matahari senja di luar jendela akhirnya padam sepenuhnya. Cklek. Kompor dimatikan. Dan seketika itu juga, rumah petak tersebut ditelan oleh kegelapan total. Tak ada sisa cahaya yang masuk, karena tetangga-tetangga sekitar sudah menutup pintu rapat-rapat. Kesunyian pekat merayap masuk ke pori-pori rumah, menyisakan suara napas Sinta yang semakin berat dan berantakan di sudut dapur.
326 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
Rahasia Kelam Sang Istri

Rahasia Kelam Sang Istri

Dia terus membangkitkan hasratku, seolah kami memang tidak bisa dipisahkan. "Jangan … ah … ini .… " Dalam sekejap, suasana di ruang tamu dipenuhi oleh desahan dan gerakan tubuh kami. Dalam arus kenikmatan itu, aku pun perlahan melupakan alasan sebenarnya aku datang ke rumah ini .... Setelah waktu yang cukup lama, aku terengah-engah dan akhirnya terkulai lemah dalam pelukannya. "Tapi … aku punya keluarga dan suami. Kamu juga udah nikah, bahkan Istrimu begitu cantik. Kalau kita terus seperti ini … cepat atau lambat pasti ketahuan .… "
2.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

Ia menatap ke arah anak-anak yang menari di bawah kunang-kunang, dan dengan suara bergetar, ia menulis kalimat terakhir di bukunya: “Ketika cahaya tak lagi datang dari langit, manusia akhirnya tahu bagaimana cara bersinar dari dalam.” Dan di halaman terakhir itu, seolah dengan sendirinya, muncul sebaris cahaya lembut — membentuk tulisan samar yang tidak pernah ia tulis: “Kami tidak pernah pergi. Kami hanya berpindah ke tempat kami seharusnya — di hati kalian.” Rania menatap langit, lalu menutup bukunya perlahan. “Selamat datang di dunia tanpa cahaya buatan,” gumamnya pelan.
944 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Ya. Bayangan adalah bagian dari rasa. Manusia harus belajar bahwa tanpa gelap, cahaya hanyalah kesombongan.” Mereka pun mendekati menara pusat Neo-Galuh. Bangunan itu tampak berdiri menjulang seperti monolit hitam tanpa pantulan. Tidak ada pintu, tidak ada jendela, yang ada hanya dinding logam yang menyerap cahaya. Raksa mengetuk permukaannya dengan gagang tombak. “Padat sekali.” Larisa menatap bilah Kujang Layung di pinggang Arjuna. “Mungkin kunci satu-satunya ada padamu, Juna.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as novel rumah tanpa cahaya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status