Samaran Terakhir
Mereka tahu bahwa langkah berikutnya bukan hanya soal bertahan hidup, tapi soal menentukan siapa yang akan menyerah, siapa yang akan memilih, dan siapa yang akan menghilang.
"Kita harus memilih," bisik Elena, nadanya bergetar. "Tapi bagaimana jika kita salah?"
Suara tawa kecil terdengar dari kejauhan, bergema di seluruh ruangan, membuat kaca di bawah kaki mereka bergetar.
"Jangan takut untuk membuat pilihan, karena bahkan pilihan yang salah adalah bagian dari narasi," suara itu bergema, terdengar seperti narator yang kembali mempermainkan mereka.