Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Buruk Rupa yang Kembali

Pengantin Buruk Rupa yang Kembali

Everstone Mansion — Kamar Pribadi Nyonya Everstone Hujan mulai turun perlahan, membasahi jendela kaca setinggi langit-langit di rumah megah yang berdiri angkuh di kawasan elit. Udara malam merembes masuk melalui celah tirai beludru anggur yang ditarik separuh, menebarkan hawa lembap dan dingin yang menempel di marmer lantai dan perabot tua penuh sejarah.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Salah Balas Dendam

Salah Balas Dendam

Mereka seolah bisa melakukan segalanya tanpa belajar terlebih dahulu. Selesai memenuhi rasa lapar, mereka pergi menghirup udara segar di belakang rumah Rutherford. Ada sebuah rumah kaca yang penuh dengan bunga-bunga mekar di dalamnya, Viona penasaran dan ingin melihatnya secara langsung. “Aku tidak tahu kalau di sini ada rumah kaca,” ujar Viona. Banyak sekali tanaman langka dan bunga yang indah tumbuh di rumah kaca tersebut, Viona kemudian mencium salah satu bunga yang ada di sana dan refleks menutup hidungnya.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Tua di Sudut Jalan

Misteri Rumah Tua di Sudut Jalan

"Ada banyak cerita tentang rumah itu, Nak. Tak semuanya menyenangkan untuk didengar. Orang-orang di sini lebih suka melupakannya." Namun, setelah beberapa detik keheningan, pria tua itu bangkit dari kursinya dan berjalan perlahan ke rak buku yang tersembunyi di sudut ruangan. Dia menarik sebuah buku besar dengan sampul yang sudah kusam. "Ini satu-satunya buku yang memuat tentang sejarah rumah itu," katanya sambil menyerahkan buku tersebut kepada Rina.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Mama, I'm In Love With A Criminal

Mama, I'm In Love With A Criminal

Baru aku sadar bahwa teralis-teralis jendelanya tak lagi berkilau, namun karatan sudah lapuk dimakan zaman dan tetesan hujan. Saat aku duduk di salah satu kursi kayu ukir, terdengar bunyi ‘’krekk’’ dan barulah aku sadar bahwa isi rumah ini benar-benar telah mengeropos. Rumah yang dahulu adalah penyatuan dari istana Buckingham, museum d’Louvre, katedral di Vatikan, kuil cina, dan Moskow sekarang berubah seperti rumah reot dari jalinan bambu dan ini adalah sebuah tragedi. Nyonya Koo mengarahkan pandang padaku yang tengah duduk di atas kayu ukir. Ia melihatku dengan sedih dan aku membalasnya dengan senyum canggung. Komunikasi tanpa bahasa ini sepertinya sama-sama telah memberikan kami pemahaman
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
30 Days With Mr. Vague

30 Days With Mr. Vague

“Oh my God. Ini … rumahnya?” Sepanjang aku berjalan, tak henti-hentinya aku mengagumi rumah Louton. Bersih, luas, langit-langit rumah yang tinggi, dan kusadari ada lantai dua di atas sana yang kiranya mengambil setengah lahan dari rumah seutuhnya. Sekeliling rumah ini terbuat dari kayu dan didominasi oleh kaca jendela dalam berbagai ukuran. Agak tercengang juga sewaktu pemandangan yang terlihat di balik kaca jendela adalah hamparan pepohonan lebat yang telah menguning. Siapa yang akan menyangka di bawah rumah seindah ini terdapat sebuah ruangan rahasia? "Ke mana aku harus pergi?"
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti sang Duke Arogan

Istri Pengganti sang Duke Arogan

Bukannya menggunakan meja panjang seperti saat aku di Magrita. Semakin aku melihat Arcelio, semakin aku di buat terkejut dengan lingkungan asli disini. Berbeda dengan rumor orang-orang disini sangat ramah bahkan di kediaman ini juga ada rumah kaca yang selalu hangat meskipun sudah di malam hari. Setelah makan malam Revanov mengajakku ke rumah kaca, yang berisi berbagai macam bunga. Aku langsung berhamburan di dalamnya dan memperhatikan satu per satu bunga di dalam taman ini.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Sang Pengawal

Terjerat Pesona Sang Pengawal

Tidak ada foto keluarga ataupun bersama Bakeer Waldermar—gadis yang memiliki masalah ayah akan lebih banyak berontak, liar dan dia akan melatih kesabaranku. Mataku memperhatikan setiap inci dari mansion yang sebagian besar bangunan dari tempat ini adalah kaca tetapi untungnya ada tirai panjang. Bangunan ini memanjang, ketika masuk, di bagian kiri aku bisa melihat dapur bersih lalu ada pintu kecil menembus ke kolam renang juga taman.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

Pada lahan dibelakang, terlihat ada rumah kaca berukuran 8meter x 8 meter terbuat dari kaca dengan atap berbentuk kubah. Pelayan tersebut membukakan pintu kaca dan mempersilakan Herlambang masuk ke dalamnya, “Silakan Tuan..” “Terima kasih,” sahut Herlambang yang tidak merasa enak sampai dibukakan pintunya. Padahal selama ini dia tidak ingin diperlakukan lebih, namun kali ini perlakuan itu dirasakannya, saat dirinya merasa jenuh untuk melakukan apa pun seorang diri.
9.780.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Ia merasakan sesuatu — seperti tatapan — dari arah jendela. Ketika ia menoleh, di balik kaca, Raka berdiri di luar, basah kuyup, dengan senyum yang sama seperti malam terakhir di rumah itu. --- Rumah nomor tujuh… tidak hanya menahan Raka. Ia menarik semua yang pernah masuk. Sedikit demi sedikit. Zaki duduk di tepi ranjang, masih memandangi foto keluarga Pratama yang datang tanpa alamat pengirim itu.
10729 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

--- Salah satu keluarga dukun lokal ditemukan tak bernyawa. Bukan karena luka. Tapi karena semua tubuh mereka tertutup sisik—persis seperti makhluk dari balik sumur itu. Rumahnya hancur seperti dilempar badai dari dalam. Di dinding, tergores tulisan yang seolah ditulis pakai kuku: "KEMBALIKAN YANG TELAH DIAMBIL." --- Reza tidak bisa lagi tinggal diam. Ia kembali menemui Bu Darmi, dan untuk pertama kalinya, wanita itu membukakan buku tua—kitab kuno berbahasa Jawa Kuno dan Belanda. Di dalamnya tertulis sejarah kelam tanah mereka.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai novel sejarah rumah kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status