Kasur Lapuk Untuk Ibu
) Sapa wanita itu terdengar mendayu-dayu, begitu sambungan telpon Bang Gagas diangktnya.
("Wa'alaikumsalam, Sayang. Dek sekarang kamu lagi dimana? Abang sebentar lagi pulang,")
("Ya dirumah lah, Mas. Ini lagi nidurin Jingga, ya sudah hati-hati di jalan ya, Mas.") Tanpa menunggu jawaban Bang Gagas, Kak Inggit langsung memutus sepihak sambungan telponnya, yang bisa kudengar karena tadi di loud spiker oleh Bang Gagas.
Hot Chapters